Just another Myscienceblogs.com weblog
Start discussion — yuti on January 21st, 2008
Daun tak jatuh jauh dari pohonnya. Hal itulah yang tampak dari Bernhard Riemann, seorang matematikawan yang belajar di bawah bimbingan Gauss di Gottingen. Dalam menempuh ujian mengajar sebagai guru, Riemann bercerita mengenai hipotesis yang mendasari geometri. Di dalam memaparkan jawabannya tersebut, Riemann tidak menggunakan angka atau rumusan apapun melainkan mengajukan konsep yang berada di luar […]
Popularity: 25%
2 replies — yuti on November 7th, 2007
Adalah Johann Bernoulli yang menyarankan Euler(1707-1783) untuk beralih profesi, karena melihat kecakapannya di bidang matematika. Mulanya matematikawan ini belajar teologi pada Universitas Swiss di Basel. Karya Euler banyak menjadi landasan bagi topologi, yaitu matematika yang mempelajari bagaimana suatu bentuk dapat diubah menjadi bentuk lain, tanpa robekan. Dalam kacamata topologi, kue donat serupa dengan cangkir kopi, […]
Popularity: 41%
Start discussion — yuti on September 29th, 2007
Adalah Charles Brenner seorang matematikawan yang mengambil program Doktor di bidang teori angka di Universitas California yang memperkenalkan istilah itu. Matematika forensik adalah penerapan matematika dalam pengadilan, tepatnya dalam identifikasi DNA.
Matematikawan yang sering berkeliling dunia sebagai bagian dari pekerjaannya di perusahaan konsultan DNA-View ini pernah menghabiskan waktu enam tahun masa hidupnya sebagai pemain bridge di […]
Popularity: 32%
Start discussion — yuti on August 9th, 2007
Matematikawan Oxford ini dikenal juga dengan nama Lewis Caroll, penulis buku Alice’s in Wonderland. Buku yang menawarkan dunia dalam dimensi berbeda tersebut, ternyata tak terlepas dari minat Dogdson pada logika lambang. Dr. Ernest Nagel, profesor filsafat di Universitas Columbia menerjemahkan potongan-potongan percakapan yang dilakukan Alice menjadi lambang-lambang matematis. Penerjemahan ini berguna untuk memperlihatkan logika-logika yang […]
Popularity: 31%
6 replies — yuti on July 4th, 2007
“Cogito ergo sum.” Saya berpikir, maka saya ada. Begitulah Descartes mengungkapkan makna keberadaaan. Selain kata-katanya yang terkenal itu, Descartes juga dikenal karena koordinat Cartesius. Koordinat ini memperlihatkan bahwa dengan sepasang garis lurus yang berpotongan sebagai garis-garis pengukur, suatu jaringan garis petunjuk dapat disusun, tempat bilangan-bilangan dapat ditaruh sebagai titik. Penerapan dari konsep yang diungkapkan oleh […]
Popularity: 40%
6 replies — yuti on June 27th, 2007
Pada suatu hari sepasang kelinci melahirkan sepasang kelinci lagi. Pasangan kelinci yang baru lahir ini juga melahirkan pasangan kelinci ketika telah berusia dua bulan. Pasangan kelinci-kelinci ini melahirkan pasangan kelinci tiap bulan. Dengan memandang, pasangan-pasangan ini hidup abadi, diperolehlah deret yang dikenal dengan deret Fibonacci.
Bulan 1: 1
Bulan 2: 2
Bulan 3: 3
Bulan 4: 5
Bulan 5: […]
Popularity: 47%
Start discussion — yuti on June 15th, 2007
“Saya tidak memiliki kemampuan ajaib,” ujarnya. “Saya melihat permasalahannya, dan hal itu terlihat seperti yang semua orang telah lakukan; saya pikir mungkin ide yang telah bekerja sebelumnya akan mampu bekerja disini. Ketika semuanya gagal, saya memikirkan trik kecil untuk membuatnya lebih baik, namun hal itu tetap belum bekerja dengan benar. Saya bermain dengan masalah tersebut, […]
Popularity: 28%
16 replies — yuti on June 11th, 2007
Pada akhir masa Yunani, hiduplah Diofantus. Ia memperoleh julukan Bapak Aljabar karena dianggap sebagai orang pertama yang merumuskan pemikirannya secara singkat dan sistematis dengan menggunakan lambang pemikirannya sendiri. Hingga kini, tak ada informasi pasti mengenai masa hidupnya, kecuali usia Diofantus yang dituliskan oleh pemujanya dalam bentuk teka-teki.
Masa muda Diofantus 1/6 hidupnya. Setelah bertambah 1/12-nya, ia […]
Popularity: 62%
Recent Comments