You're here: My Science Blogging » Matematika » Teka-teki
Spoiler warning: tulisan berikut adalah jawaban yang dikemukakan oleh Pascal dan Fermat untuk menyelesaikan teka-teki yang diajukan oleh De Mere. Teman De Mere dapat mengatakan bahwa peluangnya untuk memperoleh dua lemparan yang memenangkan taruhan adalah separuh peluang De Mere untuk memperoleh satu lemparan agar ia bisa menang. Jadi ia berhak memperoleh separuh bagian De Mere, yaitu [...]
“Apa perbedaan antara teh yang dituang ke susu dengan susu yang dituang ke teh?” Pertanyaan ini mengemuka dalam sebuah tulisah berjudul Seorang Nyonya Mencecap Teh oleh David Salsburg. Dengan menggunakan uji statistik, peluang sang nyonya dapat membedakan teh yang dituang susu, dengan susu yang dituang teh 50%. Dengan memperbanyak jumlah uji, kemungkinan sang nyonya untuk [...]
Teka-teki klasik favorit:) Pada suatu hari Otong ingin pergi ke kota Parotong. Di pertigaan jalan, Otong bertemu dengan dua orang. Orang yang satu berasal dari kota Jujur, semua orang dari kota tersebut mengatakan yang sebenarnya, dan orang yang satu lagi berasal dari kota Bohong, dimana penduduk kota tersebut berbicara negasi dari keadaan yang sebenarnya. Karena Otong [...]
Pada akhir masa Yunani, hiduplah Diofantus. Ia memperoleh julukan Bapak Aljabar karena dianggap sebagai orang pertama yang merumuskan pemikirannya secara singkat dan sistematis dengan menggunakan lambang pemikirannya sendiri. Hingga kini, tak ada informasi pasti mengenai masa hidupnya, kecuali usia Diofantus yang dituliskan oleh pemujanya dalam bentuk teka-teki. Masa muda Diofantus 1/6 hidupnya. Setelah bertambah 1/12-nya, ia [...]
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.