You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Ilustrasi vs Ide

Ilustrasi vs Ide

yuti — September 20, 2008 / 8:40 am

Sebagian besar pengunjung blog yang tersasar ke blog ini adalah para pecinta dan pengajar matematika, namun dari komen yang masuk, ada juga yang tidak suka dengan matematika. Dengan melihat pola orang-orang yang tersasar ke blog ini, saya jadi mulai meresapi kata-kata Shakespeare lebih dalam, “The one you love, is the one you hate.” Hanya ada batasan tipis antara suka dan benci karena kedua-duanya menimbulkan aksi, salah satunya adalah dengan mengetikkan kata di mesin pencari dan sampai ke blog ini :)

Hal yang membuat saya tergelitik adalah bagaimana mengajarkan anak-anak agar menyukai matematika? Momok apa yang sebenarnya membuat matematika menjadi mata pelajaran yang menakutkan? Apakah karena ada perbedaan bahasa: dalam percakapan kita menggunakan A-Z, sedangkan dalam matematika selain menggunakan 0-9, kita juga menggunakan konsep integral, sigma, diferensial, optimasi dan notasi-notasi lainnya, atau karena matematika abstrak?

Tapi apa yang dimaksud dengan abstrak? Misalkan ketika kita pertama kali belajar perkalian. Pendekatan yang biasanya digunakan adalah menggunakan tabel perkalian. Kita menghapal 9 x 9 =81, 7 x 6=42, tapi apakah konsep dari perkalian tersebut juga turut diajarkan? Tante saya pernah protes karena anaknya disalahkan karena mengartikan 3 x 4 sebagai ada 3 bilangan 4, dan bukannya ada 4 bilangan 3. Padahal sifat dari operasi kali adalah komutatif!!!! Belum lagi kalau mau mengulik esensi dari bilangan itu sendiri, apa yang dimaksud dari 3? Potongan lidi sebanyak 3 buah (dan ini sebenarnya akan membentuk looping karena muncul lagi konsep mengenai 3) atau ada konsep yang ditanamkan erhadap materi lidi? Akhirnya ilustrasi menggunakan benda-benda material akan menghambat kreativitas yang ada di matematika itu sendiri, meski tetap perlu.

Saat ini sudah ada banyak piranti lunak yang mendukung visualisasi matematika, seperti matlab, mapple, mathematica. Dengan menggunakan piranti lunak tersebut, visualisasi dari luas daerah dibawah kurva bisa diperoleh dengan baik. Tapi pembuktian formal tetap dilandaskan pada logika. Seperti ketika menggunakan postulat Euclid dalam pelajaran geometri. Mungkin harus ada tahapan-tahapan antara bermain, alat peraga dan free your imagination. Contoh penerapan logika yang sederhana adalah untuk mematahkan argumen semua kuda berwarna hitam, cukup tunjukan satu kuda berwarna putih maka proposisi tersebut akan batal.

Pusing ya? Hihi, jangan just free your mind and play :)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.

  1. Vincent

    Saya juga mengalami hal yg sama…
    Apadiijinkan kita saling tukar links..?

    September 21st, 2008 at 1:14 am

  2. yuti

    Mau.. saya mau menjadikan blog ini sebagai portal matematika Indonesia, tapi saya masih kesulitan untuk merubah templatenya dan menyelipkan link-link matematika Indonesia

    September 26th, 2008 at 3:45 pm

  3. kaning

    waduh…mb, makasih udah punya blog yang menarik banget. matematika asyiknya kalo udah pusing tujuh keliling… ;)

    November 13th, 2008 at 1:25 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • IKHLASH RAKHMANTA — APA ! BAGAIMANA
  • SERI ASTUTI — saya mau tanya apa sebenarnya pengertian sistole dan diastole????
  • fery — tolong dicantumkan struktur dan reaksi pada baterai !
  • dwi — tubuh pinguin ditutupi bulu atau rambut? bagaimana cara pinguin berkembang biak?
  • Candra Safitri — Aku sebenarnya iri dg Kupu2, dia bisa terbang bebas nentuin pilihan hidupnya....
  • Cahyana E. Purnama — Saya setuju dengan pendapat bahwa kelemahan pengajaran matematika di Indonesia yaitu berawal dari lemahnya pengajaran (pemahaman) masalah filsafat, yaitu dalam ...
  • henry — hallo koq gak da diskusi yang baru sickjh...
  • phie — kakak2 yg pinter2,,, dri perdebatan diatas,, saiia jadi punya bnyakk pertanyaan..... bwt sdr ibnu,,,, kpan siy swatu bnda itu E-nya sma dengan nol??? kpn ...
  • sani — Bagaimana kalau kutil tersebut dilistrik yang sebelumnya di beri salep untuk mengurangi rasa sakit,kalau ada obat luar kenapa harus melakukan ...
  • AyaX damch — BtL bGt tUh kTx HanDe sO sWeeT