You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Aksioma

Aksioma

yuti — September 10, 2008 / 4:22 pm

 Beberapa minggu ini saya sedang senang mencari relasi antara matematika dan sosial. Kalau dalam matematika, terdapat konsep mengenai aksioma atau postulat, yaitu pernyataan yang diasumsikan benar tanpa perlu dibuktikan. Berbeda dengan teori yang bisa dibuktikan dengan menggunakan induksi, aksioma tidak bisa dibuktikan. Hal yang seringkali menjadi pertanyaan adalah mengapa aksioma dapat bekerja dengan baik dalam teori?

Hal serupa bisa ditanyakan dalam ilmu sosial, adakah sebuah konsep yang berlaku secara umum? Misalnya, semua orang adalah baik. Berangkat dengan aksioma tersebut, bisa disusun peraturan yang mengatur hubungan antara manusia. Meski tiap daerah memiliki kebiasaannya masing-masing, namun dengan adanya aksioma universal, maka bisa dibuat transformasi-transformasi yang menyebabkan satu budaya bisa berelasi dengan budaya lainnya. Sebagai ilustrasi adalah penggunaan satuan pada temperatur. Dengan adanya kesepakatan, seseorang yang menggunakan satuan Celcius dapat mentransformasikannya menjadi Kelvin.

Tapi tetap saja yang menjadi pertanyaan adalah apakah sistem matematika tersebut ada di alam ideal atau merupakan konstruksi?

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. atmoon

    mungkin yang dimaksud bukan sistem matematika. Tapi sistem dasar yg membangun matematik aitu sendiri sebelum memodelkan “fenomena sistem sosial”, “sistem kejiwaan” atau “ditafsirkan” mewakili fenomena alam”. Contoh bandingkan istilah matematika bilangan palindromik dari 196 dengan maksud dari arti kata “wa Nafsi” sebagai sistem individual, atau 19×6=114 sebagai suatu kitab suci yaitu al-Qur’an yang menjelaskan berbagai sistem kehidupan.

    October 8th, 2008 at 4:09 pm

  2. aria turns

    setau saya, aksioma dan postulat itu berbeda, aksioma adalah pernyataan/dalil yanh self-proved membuktikan dirinya sendiri, makanya tidak perlu dibuktikan
    sedangkan postulat dalah dalil yang diyakini kebenarannya tapi belum bisa dibuktikan bener secara ilmiah..
    Einstain berkata” tidak ada yang lebih cepat dari cahaya” yang dikenal sebagai postulat einstain para fisikawan percaya apa yang dikatakan einstain karna sampai sekarang belum ditemukan sesuatu yang lebih cepat dibanding cahaya,

    salam..

    October 16th, 2008 at 7:36 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • IKHLASH RAKHMANTA — APA ! BAGAIMANA
  • SERI ASTUTI — saya mau tanya apa sebenarnya pengertian sistole dan diastole????
  • fery — tolong dicantumkan struktur dan reaksi pada baterai !
  • dwi — tubuh pinguin ditutupi bulu atau rambut? bagaimana cara pinguin berkembang biak?
  • Candra Safitri — Aku sebenarnya iri dg Kupu2, dia bisa terbang bebas nentuin pilihan hidupnya....
  • Cahyana E. Purnama — Saya setuju dengan pendapat bahwa kelemahan pengajaran matematika di Indonesia yaitu berawal dari lemahnya pengajaran (pemahaman) masalah filsafat, yaitu dalam ...
  • henry — hallo koq gak da diskusi yang baru sickjh...
  • phie — kakak2 yg pinter2,,, dri perdebatan diatas,, saiia jadi punya bnyakk pertanyaan..... bwt sdr ibnu,,,, kpan siy swatu bnda itu E-nya sma dengan nol??? kpn ...
  • sani — Bagaimana kalau kutil tersebut dilistrik yang sebelumnya di beri salep untuk mengurangi rasa sakit,kalau ada obat luar kenapa harus melakukan ...
  • AyaX damch — BtL bGt tUh kTx HanDe sO sWeeT