Matematika

Just another Myscienceblogs.com weblog

Pecahan

Suka angka pecahan? Sama seperti tokoh Robert dalam buku Setan Angka, saya juga tak menyukai angka pecahan. Ketika SD, tiap kali menemukan angka pecahan dalam sebuah soal cerita, saya pasti mengira hitungan saya salah (dan biasanya dugaan saya benar :D). Selain alasan pribadi, pecahan memang bermasalah.

Misalnya, bagaimana kita menuliskan 1/3 dalam bentuk desimal? Pada umumnya kita menuliskan dua bilangan di belakang koma, sehingga 1/3 ~ 0,33. Namun hal ini menjadi bermasalah ketika kita membandingkan hasil perhitungan menggunakan penyebut dan pembilang dengan desimal.

1/3 + 1/3 + 1/3 = 3/3 = 1  sedangkan ketika kita menggunakan bilangan desimal hasilnya tidak pernah mencapai 1. Misalkan kita tulis perpanjang penulisan angka dibelakang koma hingga mencapai 5 seperti ini: 0,33333 + 0,33333 + 0,33333 = 0,99999 dan seterusnya.

Pertanyaan: bagaimana agar desimal bisa mencapai 1? :)

Popularity: 16%

There are 2 comments for this entry. Add yours

  1. PUTRA

    itu khan sama ketika kita harus tau bagaimana menjadikan 0.333333….. menjadi pecahan

    khan tidak 0.333333333…../10, tapi kita cukup mebagi angka yang diulang dengan sembilan

    yaitu 3/9=1/3

    jadi agar desimal itu dapat berjumlah satu ya cukup menulis 0.333333….

    bukan 0.33333 jadi

    tidak masalah khan

    July 23rd, 2008 at 5:39 pm

  2. yuti

    Hmm… secara kesepakatan memang bisa dituliskan dengan menggunakan 0.3333… namun dari bilangan sendiri 1/3 ~ (mendekati)0.3333… karena tidak bisa benar-benar sama

    July 25th, 2008 at 9:21 pm

Join the discussion. Add your comment.

Matematika is part of Asia Blogging Network