Matematika

Just another Myscienceblogs.com weblog

Manusia dalam Pola

Apakah pola relasi sosial dapat diterapkan mengikuti fenomena-fenomena fisik? Eksistensi, konsistensi dan konvergensi dalam gelombang pada persamaan diskrit misalnya, mungkinkah pendekatan tersebut dapat digunakan untuk membuat kebijakan (untuk menjaga konsistensi), hingga akhirnya mengarah pada konvergensi? Mungkin jawaban atas jawaban ini relatif. Namun dengan melihat bagaimana persepsi seseorang terhadap keindahan dapat diformalkan dalam bahasa matematika, seharusnya ada benang merah antara fenomena fisik dan fenomena sosial. Hal yang masih menjadi pertanyaan adalah bagaimana batasan-batasan sosial ditetapkan?

Konsep self-reference yang ada di matematika sebagaimana banyak ditemui di biologi memunculkan hipotesis seperti adanya sebuah tarikan bagi manusia untuk berada dalam ‘keteraturan’ alamiah tertentu. Namun apakah keteraturan ini sama untuk semua orang atau bisa berbeda-beda, bergantung latar belakang mereka? Andaikan bisa diterapkan transformasi, bagaimana membangun transformasi ini agar dapat diterima oleh semua pihak?

Mungkin sebagaimana memahami deret, kuncinya adalah dalam memahami sosial. Sudah sejauh mana kita sudah mengerti bagaimana kita mnjadi bagian dari sebuah komunitas yang lebih besar.

Popularity: 11%

Join the discussion. Add your comment.

Matematika is part of Asia Blogging Network