You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: UN Matematika, Tangis & Indikator

UN Matematika, Tangis & Indikator

yuti — May 12, 2008 / 11:16 am

Tiap tahun, nama matematika pasti menjadi primadona. Sayangnya, penyebutan nama matematika di halaman-halaman depan surat kabar lebih banyak berisi mengenai tangis para siswa setelah menyelesaikan ujian, alih-alih keasyikan mengerjakan matematika, atau peran matematika dalam kehidupan. Ada apa dengan matematika?

Sebagaimana dilaporkan dalam sebuah surat kabar nasional, para pengajar di Palembang menyambut baik kenaikan standar rata-rata UN, yaitu 5,25 dan hanya boleh mengantongi satu nilai 4. Standar ini dikeluhkan oleh siswa, terutama terkait salah satu pelajaran yang diujikan, yaitu matematika.

Berita mengenai UN matematika yang kerap disertai derai air mata nyaris menjadi peristiwa tahunan. Hal yang ingin saya pertanyakan adalah relasi antara target pengajaran matematika, dengan indikator yang digunakan. Ketika saya kuliah, derai air mata juga bukannya tidak pernah terjadi. Ada sebuah mata kuliah yang senantiasa menyajikan distribusi nilai rata kanan, nilai mahasiswa yang mendapat nilai A biasanya cuma 2 orang, dari sekitar 70 mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut. Nilai B, hanya didapat paling banyak belasan. Sisanya nilai C, D dan E. Tapi saya juga tidak setuju jika standarnya diturunkan, karena mata kuliah tersebut merupakan salah satu dasar yang digunakan dalam mata kuliah-mata kuliah selanjutnya…

Hmm… para dosen dan pengajar, ada yang memiliki jalan keluar?

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. TGH.Nizar AL-Kadiri

    Matematika memang menakutkan bagi siswa. sudah menjadi semacam mitos. padahal matematika kan MAKIN DITEKUNI MAKIN TIDAK KARUAN hehehehe…

    June 4th, 2008 at 10:36 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Koen — Terima kasih, Echi dan Dhani :). Salah satu misi Pernik Ilmu memang membuka mata masyarakat, dengan bahasa awam, tentang fakta-fakta ...
  • » Mengapa Langit Malam Gelap? ~ Blog Archive ~ Pernik Ilmu (Asia Blogging Network) — [...] pertama di Pernik Ilmu ini berjudul Mengapa Langit Biru :). Tapi kita tahu langit hanya biru di hari yang ...
  • dedy — sebutkan macam2 sel volta!!!kasih gambar dan bagaimana carajanya!!!
  • Taufik Hidayat — Mengapa pd wkt bln purnama kalau kita mancing dilaut, gak ada ikannya yg mau makan umpan yg ada di kail ...
  • sardes — hi.......Q sardes saat ni sedang kul di salah satu PTN yang tentunya FMIPA n jur MM...q mw nanya nih kira2 ...
  • Mukmin — slam kenal mbak Yessi,
  • nurul azizah — salut wat astronot....
  • elang — nyerah dech, apa jawabannya???????
  • In-daH — oo....kERen banget....
  • Erastosthenes — Jadi, 1 drajat itu sbnarnya brp km? 1 drajat itu brp menit?