You're here: My Science Blogging » Matematika » Archives: April 2008

Menanam Pohon

11 comments yuti — April 30, 2008 / 11:06 pm

Pada suatu hari, Otong sedang membuka-buka sebuah majalah bulanan. Di majalah tersebut Otong menemukan teka-teki yang membuatnya bingung: berapa batang pohonkah yang diperlukan Mat Karyo untuk menanam di lahan 10 meter persegi, dan tiap satu meter persegi akan ditanam empat batang pohon? Yang membuat Otong bingung, seperti apa lahan yang ingin ditanami oleh Mat Karyo, 1 [...]

Profesor 19 Tahun

7 comments yuti — April 27, 2008 / 10:47 pm

Alia Sabur. Perempuan asal Northport, New York ini menjadi profesor termuda dalam sejarah pada usia 19 tahun di Universitas Konkuk. Perempuan yang sudah mulai bisa membaca pada 8 bulan dan menyelesaikan SD pada usia 5 tahun ini akan bergabung di Departemen Teknologi Fusi Lanjutan sebagai profeser penuh. Alia menyelesaikan kuliah S1 dari jurusan Matematika Aplikasi [...]

Blog Matematika & Pendidikan

14 comments yuti — April 23, 2008 / 11:15 am

Dari banyak komentar yang singgah di blog ini, banyak pembaca yang meninggalkan jejak pada pendidikan matematika. Kisaran komentarnya pun beragam, mulai positif hingga kadang berupa umpatan hingga tidak saya approve. Mungkin kalau ada yang tidak setuju, umpatan bisa juga dimasukan sebagai refleksi penerimaan matematika di masyarakat. Saya sendiri masih cenderung pada pembatasan untuk tujuan-tujuan tertentu. Tulisan [...]

Bilangan Erdos, Jejaring & Fields

Comments yuti — April 20, 2008 / 12:11 am

Apakah keterkaitan dengan seseorang mengindikasikan sesuatu? Jika ya, bagaimana relasi ini dapat diformalkan? Dalam posting sebelumnya, ada beberapa penemuan dalam sejarah yang berlangsung dalam waktu berdekatan namun dilakukan secara independen. Apakah independensi ini merupakan suatu kebetulan, atau mengikuti fenomena ‘dunia kecil’, tak ada yang benar-benar independen? Salah satu upaya untuk menelusuri keterkaitan ini adalah dengan melihat [...]

Visual vs Persamaan

2 comments yuti — April 17, 2008 / 1:24 am

Dalam pelajaran geometri, sebuah pembuktian pada umumnya melibatkan persamaan-persamaan. Ilustrasi digunakan sebagai pembuka untuk pembuktian formal menggunakan bahasa simbol. Hal ini membuat saya bertanya-tanya, mana yang muncul lebih dulu, persamaan mampu menciptakan bentuk visual yang indah, visual mampu menghasilkan bentuk persamaan yang indah, atau relasi antara kedua proposisi tersebut setara (dihubungkan dengan jika dan hanya [...]

Bronislaw Malinowski

Comments yuti — April 12, 2008 / 1:26 am

Pernahkah Anda mendengar nama ini? Pria kelahiran Polandia 7 April 1884 memang tak memiliki posisi khusus dalam matematika, ia lebih dikenal sebagai seorang antropologist dan pendiri fungsionalism. Namun sebelum ia terjun dalam antropologi, Malinowski berkecimpung dalam dunia matematika hingga memperoleh gelar doktor dari Universitas Krakow pada tahun 1916. Ketertarikannya dengan antropologi dimulai ketika ia membaca [...]

Menciptakan Keacakan

Comments yuti — April 10, 2008 / 1:26 am

Matematika acap dikaitkan dengan pola, dan keteraturan. Matematika dengan keacakan, mungkinkah? Dalam beberapa program seperti Excel ataupun Maple, keacakan (randomness) bisa dibangkitkan dengan menggunakan formula tertentu. Namun bukankah ketika sebuah ‘deret’ dibangkitkan dengan formula tertentu, artinya ‘deret’ acak tersebut dapat ditelusuri kembali dari bentuk asalnya, kemudian dicari polanya (berlaku untuk hubungan jika dan hanya jika;D)? Jawabannya [...]

Karir dalam Matematika

41 comments yuti — April 7, 2008 / 11:35 pm

Karir apa yang bisa ditempuh oleh seorang sarjana matematika? Pilihannya bisa beragam. Andaikan lulusan matematika dipandang sebagai himpunan yang homogen, maka perjalanan hidup usai memperoleh gelar S.Si pun tak lazim, setidaknya bagi orang-orang yang kerap mempertanyakan keputusanku untuk masuk Studi Pembangunan. Dari beberapa mata kuliah yang saya peroleh, diantaranya mikro ekonomi yang banyak menggunakan persamaan [...]

Fraktal: Makro & Mikro

Comments yuti — April 4, 2008 / 12:20 am

Salah satu asumsi yang digunakan ketika melakukan sampling adalah homogenitas. Ketika sebuah masyarakat diasumsikan homogen, maka untuk memahami keseluruhan bisa dilakukan dengan melihat apa yang terjadi pada sampel yang diambil. Hal yang menjadi pertanyaan, mungkinkah terdaat komunitas masyarakat yang benar-benar homogen? Mungkinkah penelitian mengenai anak kembar, bisa dilakukan dengan mengamati salah seorang dari mereka saja? Jawaban [...]

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ad — kalau ayahnya gololongan darah o dan ibunya golongan darah ab,anaknya apa golongan darahnya
  • jambul — saya akan ikut menyamakan dengan kartu. pertanyaan saya, siapa yang membuat kartu? lalu siapa yg mengocok kartu? apakah sebuah kartu ...
  • nursaidno — gambarnya bagus banget boleh gak tolong paketkan
  • RIANDA GUSTAMA — MUNGKIN PENJABARAN TENTANG SOSL-SOAL KUANTITATIF SANGAT DIPERLUKAN BERHUBUNG MASIH BANYAKNYA PARA CALON MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI ...
  • hurdi — 1=5 2=25 3=325 4=4325 5=54325 6=654325 7=7654325 8=87654325 9=987654325 10=1098765435 thank's
  • Khamaludin — 1=5 maka 5=1 (sifat komunitatif)
  • annisa — aq pernah buat nata de coco tapi koq setelah 15 hari difermentasi gagal yah?apa penyebab yang paling urgent shg natanya ...
  • yuti — and my question is why you bother wrote comment on this entry if you see the riddle as something occupying?
  • alan — langkah tersingkat adalah, menyebrang bersama sama melalui jembatan yang ada di samping perahu, orang di samping juga ada jembAtan, ngapain ...
  • Amos Ang — Mbak Yessi yg baik, saya mau minta tolong tanya nih, saya punya kutil yg tumbuhnya khusus dibagian wajah saja, mulainya ...