You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Kreatif!
Kemarin saya berbincang mengenai orang yang tengah melakukan penelitian mengenai batik fraktal. Perbincangannya menarik, terutama karena ada perpaduan antara matematika dan seni,dan pendekatan yang digunakannya. Seperti halnya pilihan yang bisa dikelompokan menjadi 3 kelompok besar, terima sepenuhnya, sintesis, atau tolak sepenuhnya. Pengaruh komputasi batik bisa dilakukan dengan cara serupa. Setelah memperoleh basis dari batik, kita dapat melakukan kombinasi dari basis tersebut.
Teman saya memberi contoh yang menarik, bahwa bahasa disusun oleh basis a, b, c, d, …, z, dan warna disusun dari basis 3 warna dasar. Dosen saya memberi contoh wortel yang merupakan anggota tumbuhan berwarna hijau dengan derajat nol. Jadi gelap bukanlah sebuah elemen baru melainkan kondisi tidak adanya terang.
Begitupula dalam penelitian fraktal, 300 pola batik yang ada di Indonesia ditelaah kemudian dicari polanya dengan menggunakan transformasi Fourier, yang ternyata menunjukan adanya keterkaitan. Sebuah bentuk tak hadir secara arbitrer tapi memiliki keteraturan tertentu. Dan begitu pula, dengan sintesis antara batik tradisional dengan komputasi menggunakan algoritma, ada basis yang tetap harus dipenuhi…
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.