You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Dilema Makan Malam

Dilema Makan Malam

yuti — November 19, 2007 / 9:58 pm

Apa yang akan Anda pilih ketika menghadiri perjamuan makan malam, dan di akhir acara, Anda akan membagi rata tagihannya? Memilih makanan yang mahal, rata-rata, atau murah? Jika Anda memilih makanan yang mahal, dan teman-teman Anda memilih makanan yang murah, maka Anda akan mendapatkan keuntungan dari selisih apa yang Anda makan, dengan rata-rata harga makanan yang dimakan oleh teman Anda, dan sebaliknya. Dalam konteks yang lebih luas, dilema ini juga dihadapi ketika berhadapan dengan lingkungan, apakah Anda akan memilih kendaraan dengan pembakaran baik, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan saluran air, atau Anda akan membiarkannya terbengkalai? Toh, aksi dari Anda sendiri takkan memberi pengaruh signifikan.

Dilema Makan Malam ini serupa dengan Dilema Tersangka dimana kepercayaan tersangka pada rekannya akan memberikan waktu penahanan paling singkat. Namun dari fenomena yang terjadi dalam ekonomi makro, prinsip saling percaya, dan memikirkan kepentingan bersama, seringkali tak menjadi pilihan. Alih-alih mebersihkan sampah, dan mengajak tetangga atau teman melakukan hal serupa, banyak orang lebih memilih membiarkannya terbengkalai, dan menyalahkannya pada budaya. Lalu kapan semuanya akan berubah?

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. TGH.Nizar AL_Kadiri

    diteraktir aja ceah maunya. gak pake bayar. he..3x

    November 27th, 2007 at 11:19 am

  2. samain

    saya juga alumnus matematika th 90 an shg banyak tertinggal dengan info dan pengembangan matematika .oleh karena itu saya mau gabung

    December 5th, 2007 at 12:16 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • wachid — 8 dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa 2 3 dituang ke 5 8 (yang sisa 3) dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa ...
  • wachid — eh yang bener ini 1, 3, 9, 27
  • wachid — perahu menanjak? hebat juga
  • abumuadz — kalo gak ada jarak tanamnya yang penting 1M2 maka yang terbanyak ada 40 pohon dengan bentuk lingkaran dengan diameter lingkaran akar ...
  • abumuadz — kalo yang menjadi sumbu tidak terpatok ama sisi buku. sudut 90 insyaAllah bisa terjadi. tapi bila tetap terpatok ama sisi buku ...
  • yuho — ikan cupang kurang cocok kalau di campur dengan ikan lain... itu menurut saya...
  • Lenny P Dewi — hebat niy blognya.. jadi semangat aja ukhti salam dari jogja
  • watchmath — Saya tidak tahu apa yang dimaksud Pak Maman dengan filsafat. Tapi saya pikir tidak ada keterkaitan langsung antara lemahnya matematika ...
  • wachid — pertanyaaan mba yuti 1+2+3+4=10 2+3+4=9 1+3+4=8 3+4=7 berat sampai 40 40-10=30 30/4=7,5 anak timbangan 1= 7,5+1=8,5 anak timbangan 2= 7,5+2=9,5 anak timbangan 3= 7,5+3=10,5 anak timbangan 4= 7,5+4=11,. […]
  • wachid — pertanyaan mba kristi saya jawab