You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Dilema Makan Malam
Apa yang akan Anda pilih ketika menghadiri perjamuan makan malam, dan di akhir acara, Anda akan membagi rata tagihannya? Memilih makanan yang mahal, rata-rata, atau murah? Jika Anda memilih makanan yang mahal, dan teman-teman Anda memilih makanan yang murah, maka Anda akan mendapatkan keuntungan dari selisih apa yang Anda makan, dengan rata-rata harga makanan yang dimakan oleh teman Anda, dan sebaliknya. Dalam konteks yang lebih luas, dilema ini juga dihadapi ketika berhadapan dengan lingkungan, apakah Anda akan memilih kendaraan dengan pembakaran baik, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan saluran air, atau Anda akan membiarkannya terbengkalai? Toh, aksi dari Anda sendiri takkan memberi pengaruh signifikan.
Dilema Makan Malam ini serupa dengan Dilema Tersangka dimana kepercayaan tersangka pada rekannya akan memberikan waktu penahanan paling singkat. Namun dari fenomena yang terjadi dalam ekonomi makro, prinsip saling percaya, dan memikirkan kepentingan bersama, seringkali tak menjadi pilihan. Alih-alih mebersihkan sampah, dan mengajak tetangga atau teman melakukan hal serupa, banyak orang lebih memilih membiarkannya terbengkalai, dan menyalahkannya pada budaya. Lalu kapan semuanya akan berubah?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
TGH.Nizar AL_Kadiri
diteraktir aja ceah maunya. gak pake bayar. he..3x
November 27th, 2007 at 11:19 am
samain
saya juga alumnus matematika th 90 an shg banyak tertinggal dengan info dan pengembangan matematika .oleh karena itu saya mau gabung
December 5th, 2007 at 12:16 pm