You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Diskusi Matematika
Dari beberapa komentar yang mendominasi blog ini, saya lihat banyak yang mengomentari masalah matematika sekolah yang susah, nilai yang jelek dsb. Bagaimana kalau blog ini sekalian menjadi tempat untuk mendiskusikan soal-soal yang sulit?
Idealnya, persoalan tidak ditanggapi oleh saya sendiri, tapi bisa menjadi diskusi, seperti yang beberapa kali terjadi pada bagian teka-teki.
Ada yang berminat?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 16 komentar untuk artikel ini.
chairul foundra
sebagai seorang yang pandai dalam matematika.
Bagaimana anda menjelaskan konsep skala pada anak SD maupun SMP?
disamping itu anda juga harus menjelaskan tentang perbandingan senilai maupun perbandingan berbalik nilai?
mohon bantuannya.
terima kasih sebelumnya
October 26th, 2007 at 5:22 pm
yuti
halo chairul…
sebelumnya klarifikasi dulu. saya tidak pandai dalam matematika, tapi suka matematika.
konsep skala? saya pribadi melihat skala lebih merupakan domain fisika. apalagi dengan pengenalan standar skala. dalam matematika sendiri, skala merupakan hal abstrak, seperti membagi bilangan 1 menjadi infinite(tak hingga) banyaknya. lebih dalam lagi, apa itu bilangan satu. dalam belajar matematika, bilangan satu sering dianalogikan dengan lidi, buah atau apapun yang bisa dipersepsi indra. hmm.. mungkin bisa lebih spesifik konsep skala apa yang dimaksud?
maksudnya sebanding nilai, dan berbanding nilai? positif negatif, a/b atau b/a? maaff… salah satu kesulitan saya dalam matematika adalah bahasa…
October 26th, 2007 at 5:40 pm
vandy
saya kls 5 SD, dari kecil umur 3 tahun sudah diajari matematika setiap hari oleh mama, mulai dari menghitung mainan, menyusun balok yang nantinya jadi sebuah bentuk yang ternyata adalah bangunan yang dipelajari di kelas 5…mau tidak mau saya jadi suka meskipun tidak suka..karena dorongan mama ya terpaksalah
November 4th, 2007 at 3:53 pm
vandy
matematika memang susah tapi lewat kehidupan sehari-hari ternyata mengasyikan meskipun saya baru duduk di kls 5 SD…jadi ingat dulu waktu kecil, saya diajari oleh mama
November 4th, 2007 at 3:56 pm
ian
matematika adalah ilmu pasti yang memiliki jawaban tunggal, tetapi proses atau jalan untuk mendapatkan jawaban tersebut sangat banyak, kebebasan berfikir dan kreatif untuk menemukan jawaban sendiri yang saat ini kurang di sosialisasikan oleh para pengajar, pernah pada suatu hari saya mengajarkan cara yang sederhana untuk menjawab soal adek saya yang duduk di kelas 5 SD, setelah diperiksa oleh gurunya, ternyata disalahkan dengan alasan cara yang digunakan tidak sama dengan cara yang diberikan guru tersebut, hari berikutnya saya beranikan diri untuk berdiskusi dengan guru tersebut, dan jawaban yang saya dapat adalah karna cara guru tersebut sesuai dengan buku panduan yang ada…?
padahal dalam matematika untuk tingkat SD sebaiknya dititikberatkan pada unsur logika dengan kebebasan memilih cara yang mereka suka, yang penting dapat dipertanggung jawabkan.
SEPERTI METHODE PROBLEM SOLVING yang diusung oleh POLYA. thanks
November 5th, 2007 at 6:42 pm
yuti
wah asyik dong vandy, pertama kali mengenal matematika lewat permainan. dari umur 3 tahun pula. salut untuk mama vandy. bagaimana dengan teman-teman sekelas vandy?
November 6th, 2007 at 11:23 am
defan
halo chairul…
sebelumnya klarifikasi dulu. saya tidak pandai dalam matematika, tapi suka matematika.
untuk menjelaskan konsep perbandingan kepada anak2 saya rasa dapat melalui konsep pembagian atau pecahan, karena salang berkaitan anatara perbandingan dan pecahan.
sebagai contoh:
apa bila 1 bagi 2 dpapat ditulis 1/2 atau 1:2
1:2 dapat dibaca 1 banding 2,
maka apabila x=3 dan y=5 maka x/y atau x bagi y dapat ditulis x:y=3:5
x:y=3:5 dapat dibaca x banding y ad. 3 banding 5
dengan operasi matematika x/y=3/5 diperoleh
x=(3/5)y.
nah sekarang dimana letak permaslahannya tergantung perbandingan apa yang diminta sepeti pendapat yuti diatas.
semoga bermanfaat.
thefun_3@yahoo.com
terima kasih
November 11th, 2007 at 7:33 pm
man off
menurut saya, matematika merupakan sebuah latihan untuk membentuk cara berpikir yang logis, seperti mengenal masalah; apa, mengapa, bagaimana, kapan dsb. Dan yang sangat saya sayangkan, banyak orang yang senang matematika, apalagi merasa “pintar” dalam matematika, sering merendahkan orang yang tidak pintar dalam matematika,, ini mungkin terjadi karena mereka menganggap matematika adalah dewa dari segala pelajaran, jika bisa matematika yang lain dilupakan… hal tersebut membuat mereka meninggalkan mata pelajaran sosial lainnya. Sehingga cenderung membuat mereka kurang dalam hal wawasan. contohnya lihatlah..jika orang kelompok matematikawan berbicara….,,,pembicaraannya kebanyakan padat singkat dan jelas,,,tetapi tidak luas..terkesan kering, habis materi-habis pula pembicaraan….,,sedikit materi-sedikit pula berbicara,,,ini berarti tingkat sosialisasinya masih kurang. Semua ini saya katakan berdasarkan pengamatan saya sendiri. dan perlu diketahui saya juga senang dengan matematika, tetapi saya juga senang dengan sastra.
November 16th, 2007 at 12:57 pm
yuti
halo man off,
sebenarnya… sastra bisa juga dipandang mirip dengan matematika. kalau memperhatikan beberapa rubrik sastra di media massa, bisa ditemukan tingkat abstraksi yang berbeda. tingkat ini mempengaruhi pemahaman, yang terlalu abstrak tidak dimengerti oleh pecinta fiksi pop dan sebaliknya, begitu pula matematika yang memerlukan peningkatan untuk menghadapi permasalahan yang lebih kompleks.
masalah matematikawan yang cupek… mmm… itu masukan yang bagus
November 17th, 2007 at 5:04 pm
TGH.Nizar AL_Kadiri
saya rasa matematika itu UNTUK SEMUA
mungkin ada yang beranggapan bahwa matematika dan satra terpisah. tapi dalam salah satu buku yang pernah saya baca bahwa dalam matematika ada seninya juga. bahkan sebuah rumus di jadarkan dalam sebuah puisi. asyik gak tuch.
matematika yang selama ini sebagai ilmu yang bukan berasal dari dunia isla, tapi sekarangkan sudah ada sejarah matematika muslim dan satu hal lagi bahwa sekarang sedang demam-demamnya tentang matematika al=quran.
masih banyak lagi kok…
November 26th, 2007 at 1:30 pm
Yudhistira Aditya
hi…teman-teman semua…
mengapa 0!=1
tolong dijelaskan saya tetap tidak tahu mengapa?
December 11th, 2007 at 3:46 pm
indra
0!=1 merupakan kesepakatan bersama yg ditentukan para pakar matematika, seperti mengapa ilmu berhitung disebut matematika
May 28th, 2008 at 9:58 pm
Teddy
Kalo mau tanya2 mengenai Matematika, Fisika, dan Kimia bisa langsung saja ke situs http://www.ELCOURSE.com
Itu referensi saya, krn disana bagus2 soalnya
August 30th, 2008 at 1:35 pm
duma
saya mau nanya nih…
misalkan:
Q sebuah fUNGSI DARI 1/a
atau dalam matematikanya dapat ditulis Q(1/a).
turunan dari fungsi Q terhadap a, apa ???
September 12th, 2008 at 10:37 am
siti
sin 57=
cos 57=
itu berapa?
September 13th, 2008 at 1:15 pm
henry
hallo
koq gak da diskusi yang baru sickjh…
November 21st, 2008 at 9:36 am