Just another Myscienceblogs.com weblog
Iseng-iseng membuka-buka file lama, saya menemukan tulisan lucu mengenai matematika yang saya tulis sebagai bahan kuliah Tata Tulis Karya Ilmiah…
Paragraf Perbandingan
Matematika bisa dipandang sebagai bahasa. Pandangan matematika sebagai bahasa timbul karena adanya kemiripan dalam sejarah perkembangan keduanya. Matematika merupakan bahasa alam semesta, sedangkan bahasa sehari-hari merupakan alat komunikasi. Sebagai bahasa alam semesta, matematika sangat berguna untuk menerangkan gejala-gejala fisika. Sementara kata bahsa yang biasa kita pakai berfungsi untuk menerangkan benda-benda yang telah kita definisikan secara turun temurun. Keduanya, baik matematika maupun bahasa, memiliki akar sejarah yang panjang. Matematika sangat bergantung pada para pendirinya, sebagaimana bahasa bergantung pada kesepakatan awal para pencetusnya.
Paragraf Analogi
Belajar matematika ibarat orang yang jatuh cinta. Saat bertemu dengan soal yang menyenangkan, hati jadi berbunga-bunga tak karuan. Namun ketika ada soal yang tak bisa dipecahkan, hati menjadi gundah gulana, ditinggal tak tenang, dilanjutkan juga susah karena tak ada kemajuan. Pada waktu yang lain, ketika soal dan kertas sudah tak di tangan, ada pikiran mengenai solusi sebuah soal melintas. Langsung saja segala aktivitas ditinggalkan, untuk menumpahkan segala resah akibat soal yang belum selesai terjawab, layaknya bertemu sang pujaan hati.
Popularity: 16%
This entry was posted by yuti on Saturday, September 8th, 2007 at 5:58 pm and is filed under Umum. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
Join the discussion. Add your comment.