You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Logika: Reducto ad absurdum

Logika: Reducto ad absurdum

yuti — August 31, 2007 / 5:01 pm

Diambil dari bahasa Latin, reducto ad absurdum memiliki arti reduksi ke kemustahilan. Proses pembuktian menggunakan cara ini adalah dengan menunjukan suatu pernyataan adalah mustahil, maka haruslah pernyataan kebalikanyalah yang benar. Misalkan ada dua buah pernyataan, yaitu semua anjing adalah binatang (1) dan semua anjing harus makan dan tidur(2). Kemudian disusun dua premis lagi yaitu beberapa anjing menyalak terus menerus (3)(kebalikan dari pernyataan yang akan dibuktikan) dan anjing yang menyalak terus menerus tidak dapat makan atau tidur(4). Kedua premis terakhir ketika dideduksikan menjadi beberapa anjing tidak makan ataupun tidur. Kesimpulan ini bertentangan dengan premis bahwa semua anjing harus makan dan tidur. Karena itu haruslah ada premis yang salah.

Dari keempat premis yang di atas, premis (1) merupakan definisi. Definisi yang baik memiliki beberapa ciri berikut: jelas, tepat, memiliki satu makna; hanya menggunakan istilah dasar atau yang telah ada sebelumnya; konsisten; dan jangkauannya cukup luas. Sebagai definisi, kebenaran premis tersebut merupakan bentuk dari kesepakatan. Premis (2) sedikit lebih rumit, kebenarannya bergantung pada pengetahuan terhadap makhluk hidup, khususnya anjing. Untuk mematahkan premis (2), cukup cari satu anjing yang tidak harus makan atau tidur(cukup menunjukkan tidak memenuhi salah satu). Kata terus menerus pada premis ketiga cukup mencurigakan. Sedangkan premis (4) merupakan implikasi logis, bahwa kegiatan menyalak tidak dapat dibarengi dengan makan atau tidur.

Dengan demikian ada dua premis yang memiliki potensi salah yaitu (2) dan (3). Dari pengetahuan biologi yang saya miliki, saya memilih premis (3) yang salah. Bagaimana dengan Anda?

NB: lawan dari semua adalah terdapat suatu

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • wachid — 8 dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa 2 3 dituang ke 5 8 (yang sisa 3) dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa ...
  • wachid — eh yang bener ini 1, 3, 9, 27
  • wachid — perahu menanjak? hebat juga
  • abumuadz — kalo gak ada jarak tanamnya yang penting 1M2 maka yang terbanyak ada 40 pohon dengan bentuk lingkaran dengan diameter lingkaran akar ...
  • abumuadz — kalo yang menjadi sumbu tidak terpatok ama sisi buku. sudut 90 insyaAllah bisa terjadi. tapi bila tetap terpatok ama sisi buku ...
  • yuho — ikan cupang kurang cocok kalau di campur dengan ikan lain... itu menurut saya...
  • Lenny P Dewi — hebat niy blognya.. jadi semangat aja ukhti salam dari jogja
  • watchmath — Saya tidak tahu apa yang dimaksud Pak Maman dengan filsafat. Tapi saya pikir tidak ada keterkaitan langsung antara lemahnya matematika ...
  • wachid — pertanyaaan mba yuti 1+2+3+4=10 2+3+4=9 1+3+4=8 3+4=7 berat sampai 40 40-10=30 30/4=7,5 anak timbangan 1= 7,5+1=8,5 anak timbangan 2= 7,5+2=9,5 anak timbangan 3= 7,5+3=10,5 anak timbangan 4= 7,5+4=11,. […]
  • wachid — pertanyaan mba kristi saya jawab