You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Dunia Imajinasi
Salah satu hal yang menyenangkan dalam matematika adalah imajinasi. Cukup ambil sejumput ide, kemudian susun aksioma yang mendukung ide tersebut, maka jadilah sebuah dimensi yang mengekalkan ide-idemu. Imajinasi itu pula yang mungkin membawa John Nash pada dunia miliknya sendiri. Kode-kode rahasia yang terus membayangi benaknya seolah nyata, atau membawa Rene Descartes pada pengembaraannya menjadi prajurit dan berbusana sesuai yang diinginkannya tanpa mengindahkan pikiran orang. Serupa dunia Harry Potter yang abai terhadap gravitasi ataupun materi, namun memiliki hukum-hukumnya sendiri.
Memang, dalam dimensi tertentu, aksioma-aksioma menjadi baku. Karena itu, matematika kerap dikategorikan ilmu pasti yang memungkinkan semuanya ditelusuri mengikuti logika tertentu. Tak perlu orang lain, ujar dosen saya pada suatu waktu, cukup dirimu sendiri untuk membuktikan sebuah pernyataan dalam matematika benar atau salah. Tentu saja, untuk sampai pada tahap itu pemahaman bahasa mutlak kau perlukan. Pencapaian yang harus melewati jalan berliku, hingga jika tengah jenuh, saya sering menempatkan matematika seperti pelajaran sejarah. Pelajari soal-soal yang telah ada, bagaimana pemecahannya, dan jika beruntung, maka soal yang sama akan menyapamu kembali di ujian berikut.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
wulan
kenapa yah matematika kelihatannya sangat sulit padahal kalau sudah dibahas ternyata cuma main logika aja.bagaimana caranya agar logika aq juga dapat maen sewaktu ngerjain msoal matematika?
April 1st, 2008 at 2:42 pm