You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Berhitung

Berhitung

yuti — August 16, 2007 / 3:17 pm

“Tidak ada persoalan yang akhirnya tidak dapat direduksikan menjadi bilangan.”

(Auguste Comte)

Berhitung dianggap sebagai salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki manusia, selain membaca dan menulis. Sejarah umat manusia menunjukan bahwa sejak dulu, manusia telah mengenal beragam alat bantu hitung, seperti jari, sipoa, mesin penambah buatan Pascal, mesin perkalian Babbage, tulang-tulang Napier, kalkulator hingga komputer yang kian bertambah canggih dari waktu ke waktu.

Pada zaman Yunani kuno, orang telah menggunakan alat mekanis kuno. Hal ini terungkap dari penemuan nelayan pada tahun 1900 yang menemukan alat serupa komputer kuno yang telah berusia 2000 tahun di daerah Laut Aegea. Di beberapa daerah pedalaman, penggunaan alat bantu hitung masih sebatas pada apa yang ada pada tubuh mereka, seperti yang dilakukan oleh orang Sibil yang hanya mampu menghitung sampai 27 dengan mengkombinasikan anggota tubuhnya. Jari tangan kanan untuk menunjuk jari tangan kiri melambangkan notasi 1-5, pergelangan tangan kiri, lengan bawah, siku, otot, lengan, tulang selangka, bahu, telinga, dan mata menunjuk 6 hingga 13. hidung menunjuk 14. Sisi kanan badan mulai dari mata hingga jari kelingking menunjuk angka 15 hingga 27.

Lain jari lain sipoa. Pada sipoa Jepang, orang menghitung dengan menggeser manik ke batang pemisah. Nilai manik ditentukan menurut batang tempat letaknya. Manik paling kanan bernilai 1, disebalahnya 10,100, dan yang terakhir 1000. di atas batang pemisah, manik pada batang dari kanan ke kiri bernilai 5, 50, 500, dan 5000. manik yang berwarna menunjukkan bilangan di sebelah kanan.

Sekarang? Excell, Maple, dkk tampaknya merupakan pilihan menarik :)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.

  1. Nizar Al-Kadiri

    Mungkin saja Iya.. tapi berhitung yang termasuk dalam klasifikasi ini adalah berhitung yang mendasar. sekarangkan banyak berhitung yang rumit. misalnya saja perhitungan prodak momen, standar deviasi, integral dan entah apa lagi namanya.

    November 12th, 2007 at 2:17 pm

  2. yuti

    Makanya pakai program Maple, Matlab atau Mathematica:) yang juga membutuhkan kemampuan khusus. Jadi kebutuhan meningkat dengan pertambahan kemampuan dan alat-alat yang digunakan

    November 14th, 2007 at 1:16 pm

  3. TGH.Nizar AL_Kadiri

    makaci yuti ya.

    November 26th, 2007 at 1:17 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • wachid — 8 dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa 2 3 dituang ke 5 8 (yang sisa 3) dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa ...
  • wachid — eh yang bener ini 1, 3, 9, 27
  • wachid — perahu menanjak? hebat juga
  • abumuadz — kalo gak ada jarak tanamnya yang penting 1M2 maka yang terbanyak ada 40 pohon dengan bentuk lingkaran dengan diameter lingkaran akar ...
  • abumuadz — kalo yang menjadi sumbu tidak terpatok ama sisi buku. sudut 90 insyaAllah bisa terjadi. tapi bila tetap terpatok ama sisi buku ...
  • yuho — ikan cupang kurang cocok kalau di campur dengan ikan lain... itu menurut saya...
  • Lenny P Dewi — hebat niy blognya.. jadi semangat aja ukhti salam dari jogja
  • watchmath — Saya tidak tahu apa yang dimaksud Pak Maman dengan filsafat. Tapi saya pikir tidak ada keterkaitan langsung antara lemahnya matematika ...
  • wachid — pertanyaaan mba yuti 1+2+3+4=10 2+3+4=9 1+3+4=8 3+4=7 berat sampai 40 40-10=30 30/4=7,5 anak timbangan 1= 7,5+1=8,5 anak timbangan 2= 7,5+2=9,5 anak timbangan 3= 7,5+3=10,5 anak timbangan 4= 7,5+4=11,. […]
  • wachid — pertanyaan mba kristi saya jawab