<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Menjadi Sosial</title>
	<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/</link>
	<description>Just another Myscienceblogs.com weblog</description>
	<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 19:44:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: afissa</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-1371</link>
		<dc:creator>afissa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Sep 2007 06:29:04 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-1371</guid>
		<description>&lt;p&gt;menurut saya sosial punya banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam menyelesaikan masalah sehingga 1+1 tak lantas jadi 2..ilmu pasti menyatakan sesuatu dari satu sudut berdasarkan teorema-teorema yang exact adanya...&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menurut saya sosial punya banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam menyelesaikan masalah sehingga 1+1 tak lantas jadi 2..ilmu pasti menyatakan sesuatu dari satu sudut berdasarkan teorema-teorema yang exact adanya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bee</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-104</link>
		<dc:creator>bee</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 11:45:57 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-104</guid>
		<description>&lt;p&gt;Yup! Betapa banyak konflik/perang/pertikaian yg terjadi kadang hanya disebabkan mis-komunikasi yg berujung pada mis-pemahaman. Pun andaikata masing2 pihak (yg terlibat konflik/perang/pertikaian) mengerti 'bahasa' pihak lain, tapi seringkali juga tidak mau memahaminya atau bersikukuh dgn sudut pandangnya sendiri. ;)&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yup! Betapa banyak konflik/perang/pertikaian yg terjadi kadang hanya disebabkan mis-komunikasi yg berujung pada mis-pemahaman. Pun andaikata masing2 pihak (yg terlibat konflik/perang/pertikaian) mengerti &#8216;bahasa&#8217; pihak lain, tapi seringkali juga tidak mau memahaminya atau bersikukuh dgn sudut pandangnya sendiri. <img src='http://myscienceblogs.com/matematika/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuti</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-103</link>
		<dc:creator>yuti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 08:42:18 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-103</guid>
		<description>&lt;p&gt;Setujuuuuu!!!! Buat orang math, persamaan itu indah, dan saya sering banget diledekin karena bilang seperti itu, "bagaimana mungkin deret, dan simbol-simbol dikatakan indah?" Begitu tanggapan yang paling sering saya peroleh.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ok, sip. Kesimpulannya kalau tidak mengerti bahasanya akan terjadi mis-komunikasi, dan mis-komunikasi bisa berakibat pada salah paham. Hmm.. artinya... saya harus banyak belajar bahasa sosial ya?&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setujuuuuu!!!! Buat orang math, persamaan itu indah, dan saya sering banget diledekin karena bilang seperti itu, &#8220;bagaimana mungkin deret, dan simbol-simbol dikatakan indah?&#8221; Begitu tanggapan yang paling sering saya peroleh.</p>
<p>Ok, sip. Kesimpulannya kalau tidak mengerti bahasanya akan terjadi mis-komunikasi, dan mis-komunikasi bisa berakibat pada salah paham. Hmm.. artinya&#8230; saya harus banyak belajar bahasa sosial ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bee</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-101</link>
		<dc:creator>bee</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 07:26:56 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-101</guid>
		<description>&lt;p&gt;Karena yg dijadikan kasus adalah seorang anak, maka posting ini ada benarnya juga. Karena pada umumnya anak belum benar2 menguasai dan memahami 'keindahan' tiap2 ilmu pengetahuan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Tapi tidak demikian kalo kasusnya menimpa seorang ahli matematika atau ahli sosial. Keindahan alam, harumnya bunga, dlsb, tetap nampak indah walaupun dikuantisasikan dalam persamaan2 matematika, krn sebenarnya semua keindahan tsb juga mempunyai pola. Justru kuantisasi matematika membuat sang matematikawan melihat 'keindahan' lain dari alam. Begitu juga jika menimpa ahli sosial. Deretan persamaan matematika yg nampak rumit bisa menunjukkan keindahan tersendiri. Ingat bahwa 1+1 tidak selalu sama dgn 2? ;)&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&#62; Dan giliran saya yang bertanya, kenapa sosial bisa demikian tidak teratur padahal alam begitu harmonis?&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dengan sudut pandang lain, saya bisa mengatakan bahwa sosial sebenarnya sangat teratur, dan alam sangat tidak harmonis. ;)&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Karena yg dijadikan kasus adalah seorang anak, maka posting ini ada benarnya juga. Karena pada umumnya anak belum benar2 menguasai dan memahami &#8216;keindahan&#8217; tiap2 ilmu pengetahuan.</p>
<p>Tapi tidak demikian kalo kasusnya menimpa seorang ahli matematika atau ahli sosial. Keindahan alam, harumnya bunga, dlsb, tetap nampak indah walaupun dikuantisasikan dalam persamaan2 matematika, krn sebenarnya semua keindahan tsb juga mempunyai pola. Justru kuantisasi matematika membuat sang matematikawan melihat &#8216;keindahan&#8217; lain dari alam. Begitu juga jika menimpa ahli sosial. Deretan persamaan matematika yg nampak rumit bisa menunjukkan keindahan tersendiri. Ingat bahwa 1+1 tidak selalu sama dgn 2? <img src='http://myscienceblogs.com/matematika/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&gt; Dan giliran saya yang bertanya, kenapa sosial bisa demikian tidak teratur padahal alam begitu harmonis?</p>
<p>Dengan sudut pandang lain, saya bisa mengatakan bahwa sosial sebenarnya sangat teratur, dan alam sangat tidak harmonis. <img src='http://myscienceblogs.com/matematika/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuti</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-99</link>
		<dc:creator>yuti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 05:21:28 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-99</guid>
		<description>&lt;p&gt;Thank you:)&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Yup, dan pemahaman mengenai chaos theory kian mempersulit ilmu sosial, karena kekurangan data di bagian awal bisa sangat mempengaruhi hasil akhir. Akumulasi-akumulasi yang terjadi, bifurkasi(percabangan), perilaku chaotic yang dihasilkan menjadi berbeda, karena itu cuaca masih tetap menjadi ramalan, dan bukan kepastian:)&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thank you:)</p>
<p>Yup, dan pemahaman mengenai chaos theory kian mempersulit ilmu sosial, karena kekurangan data di bagian awal bisa sangat mempengaruhi hasil akhir. Akumulasi-akumulasi yang terjadi, bifurkasi(percabangan), perilaku chaotic yang dihasilkan menjadi berbeda, karena itu cuaca masih tetap menjadi ramalan, dan bukan kepastian:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jennie</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-96</link>
		<dc:creator>Jennie</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 17:22:52 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/24/menjadi-sosial/#comment-96</guid>
		<description>&lt;p&gt;&#62;Segala logika yang dulu dapat dijadikan andalan perlahan menguap begitu saja. Non-linier tak sekadar lagi sekadar variabel yang dikalikan berulang kali, non-linier berarti ketakterdugaan, dan juga kejutan-kejutan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Benar dan sangat menarik untuk dipertanyakan. Dalam matematika, sebenarnya ada juga yang disebut dengan Chaos Theory (http://en.wikipedia.org/wiki/Chaos_theory). Jadi, dalam setiap chaotic event, pasti ada polanya juga, namun random.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Very nice posting.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&gt;Segala logika yang dulu dapat dijadikan andalan perlahan menguap begitu saja. Non-linier tak sekadar lagi sekadar variabel yang dikalikan berulang kali, non-linier berarti ketakterdugaan, dan juga kejutan-kejutan.</p>
<p>Benar dan sangat menarik untuk dipertanyakan. Dalam matematika, sebenarnya ada juga yang disebut dengan Chaos Theory (http://en.wikipedia.org/wiki/Chaos_theory). Jadi, dalam setiap chaotic event, pasti ada polanya juga, namun random.</p>
<p>Very nice posting.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
