You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Otong Mencari Jalan

Otong Mencari Jalan

yuti — July 19, 2007 / 1:58 pm

Teka-teki klasik favorit:)

Pada suatu hari Otong ingin pergi ke kota Parotong. Di pertigaan jalan, Otong bertemu dengan dua orang. Orang yang satu berasal dari kota Jujur, semua orang dari kota tersebut mengatakan yang sebenarnya, dan orang yang satu lagi berasal dari kota Bohong, dimana penduduk kota tersebut berbicara negasi dari keadaan yang sebenarnya. Karena Otong tidak tahu jalan, Otong memutuskan untuk bertanya kepada salah seorang diantara keduanya. Sayangnya, Otong tidak tahu siapa yang berasal dari kota Jujur dan siapa yang berasal dari kota Bohong. Jika Otong hanya boleh bertanya satu kali, pertanyaan apa yang harus diajukan Otong?

NB: asumsi yang digunakan, kedua orang tersebut mengetahui letak kota Parotong.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 13 komentar untuk artikel ini.

  1. Andylie

    tanyakan saja kepada salah seorang dari mereka
    bentuk pertanyaan begini
    “kalo saya tanya pada teman kamu(orang yang satu lagi) kira2 dia akan menjawab apa jika saya bertanya kota Parotong dimana?”
    yang jujur maupun yang bohong akan menjawab dengan jawaban yang sama yaitu jalan menuju kota yang bukan kota parotong

    July 20th, 2007 at 3:52 pm

  2. Andylie

    sehingga otong tinggal menuju ke kota yang sebaliknya
    ok
    please komen yang laen
    thx b4

    July 20th, 2007 at 4:04 pm

  3. yuti

    Komen yang lain, maksudnya solusi yang lain ya?

    Twing…twingg…

    July 20th, 2007 at 4:11 pm

  4. Thomas Arie

    Kalau saya jadi si Otong, saya akan tanya kepada salah satu diantara mereka, “Dimanakah letak kota Parotong?”.

    Kalau di Kota Bohong, karena selalu mengatakan “negasi”, berarti ujung-ujungnya jawaban pasti benar jika dibalik kan ya?

    Tapi masalahnya si Otong tau gak mana yang dari Kota Jujur mana yang dari Kota Bohong…

    (waduh, pelajaran logika jaman SMA saja saya sering ngaco jawabannya, ini mesti jawaban saya ikutan ngaco…)

    July 24th, 2007 at 11:42 pm

  5. yuti

    Kalau Otong tahu mana yang dari Kota Bohong dan mana yang dari Kota Jujur, maka jawabannya ngga ngaco, tapi berhubung ngga tau, jadi …., hehe

    Jawaban yang sebelumnya udah bener. Logikanya seperti ini.
    Otong: Kalau saya bertanya kepada teman kamu(orang yang satu lagi), ke arah mana jalan menuju kota Parotong, teman kamu akan menjawab apa?

    Jika Otong bertanya kepada orang dari Kota Jujur, maka orang tersebut akan menjawab negasi dari arah Kota Parotong, karena orang Jujur tersebut tahu orang dari Kota Bohong akan menjawab yang sebaliknya, sehingga yang perlu dilakukan Otong adalah mengambil arah berlawanan dari yang telah diberi tahu.

    Jika Otong bertanya kepada orang dari Kota Bohong, maka ia tahu kalau temannya akan menjawab arah yang benar, dan karena ia berasal dari kota Bohong, maka ia akan menjawab arah yang berkebalikan, sehingga yang perlu dilakukan Otong adalah mengambil arah berlawanan dari yang telah diberi tahu.

    Tapi…. teka-teki ini masih mempunyai kelemahan, yaitu: pertama, apakah orang dari Kota Bohong dan Kota Jujur ini mengetahui logika masing-masing kota, kedua, bagaimana kalau orang dari Kota Bohong sudah tahu teka-teki ini, dan menjawab arah yang sebenarnya untuk mengelabui Otong.

    July 25th, 2007 at 1:15 pm

  6. andreas sun

    Untuk mengatasi kelamahan pertama tanya aja dengan pertanyaan yang mirip. “kalo saya tanya pada teman kamu(orang yang satu lagi) kira2 dia akan menjawab apa jika saya bertanya dia tahu atau tidak lokasi kota Parotong?”.

    Untuk kelemahan kedua tanya juga: “kalo saya tanya pada teman kamu(orang yang satu lagi) kira2 dia akan menjawab apa jika saya bertanya sudah pernah dengar teka-teki ini belum? bla..bla..bla..”

    Baru ditanyain pertanyaan yang seperti diatas. Tinggal kasih penyesuaian sedikit lah.

    Tapi kok jadi panjang ya.. hahaha..

    salam kenal Yuti,
    andre.

    July 26th, 2007 at 2:08 pm

  7. yuti

    iya, tapi syarat cuma boleh ngasih satu pertanyaannya jadi ga terpenuhi.

    Salam kenal kembali,
    Yuti

    July 26th, 2007 at 4:51 pm

  8. Setiawan

    kog rumit bgt sih???

    kan si bohong selalu berbohong, jadinya dia pasti mengatakan yang sebaliknya…

    @all kunjungi blog saya, saya juga membuat soal2 teka teki…

    December 7th, 2007 at 10:40 pm

  9. batanx

    Ini pertanyaan kayak pertanyaan UAS aq waktu semester 3. Waktu itu aq jawabnya pke logika gni :Buatlah dua pertanyaan yang digabung dengan suatu penghubung yang jika:
    jawabn si jujur=
    pertanyaan 1 | pertanyaan 2
    (True) |(True) = Benar(True)
    (True) |(False) = Salah(False)
    (False) |(True) = Salah(False)
    (False) |False) = Benar(True)

    jawaban pembohong=negasinya
    pertanyaan 1 | pertanyaan 2
    (False) |(False) = Benar(True)
    (False) |(True) = Salah(False)
    (True) |(False) = Salah(False)
    (True) |(True) = Benar(True)

    Dengan logika spt diatas jawaban bohong sama jujur tetep sama.

    Kalian boleh pke pertanyaan
    1. Apakah Anda berasal dari kota bohong dan
    2. Apakah jalan yang satu ini menuju ke kota Parotong??
    Silakan kalian buat hubunganna seperti apa dimana jika siapapun jawab iya pasti jalan itu menuju kota Parotong n klo jawab ga berarti jaln yang 1 lg…Ngerti???

    masalahna si bohong dan si jujur logikana jalan ga?? Klo sama2 ga tau logika ya ga tau d..

    January 14th, 2008 at 4:50 pm

  10. batanx

    Buat aja pertanyaan gni =”Apakah anda berasal dari kota bohong jika dan hanya jika jalan yang satu ini menuju kota Parotong??”

    January 15th, 2008 at 3:55 pm

  11. otong

    Kalau saya jadi Otong maka saya akan bertanya pada mereka dengan pertanyaan seperti ini:
    ‘DI MANA LETAK KOTAMU?’

    May 31st, 2008 at 11:17 pm

  12. sepTinA

    Saya akan berpura-pura menjadi polisi yang menyamar. Begini ceritanya:
    “Maaf, saya adalah pollisi. Boleh saya lihat KTP anda? (Setelah melihat KTP-nya pastilah tau di mana letak asal kotanya) Bisakah anda memberi tau arah kota menuju Kota Parotong?”

    Bohong-bohong dikit tak apalah…………..

    July 5th, 2008 at 5:38 pm

  13. nano

    hahah… mirip cerita abu nawas

    October 20th, 2008 at 1:09 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • wachid — 8 dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa 2 3 dituang ke 5 8 (yang sisa 3) dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa ...
  • wachid — eh yang bener ini 1, 3, 9, 27
  • wachid — perahu menanjak? hebat juga
  • abumuadz — kalo gak ada jarak tanamnya yang penting 1M2 maka yang terbanyak ada 40 pohon dengan bentuk lingkaran dengan diameter lingkaran akar ...
  • abumuadz — kalo yang menjadi sumbu tidak terpatok ama sisi buku. sudut 90 insyaAllah bisa terjadi. tapi bila tetap terpatok ama sisi buku ...
  • yuho — ikan cupang kurang cocok kalau di campur dengan ikan lain... itu menurut saya...
  • Lenny P Dewi — hebat niy blognya.. jadi semangat aja ukhti salam dari jogja
  • watchmath — Saya tidak tahu apa yang dimaksud Pak Maman dengan filsafat. Tapi saya pikir tidak ada keterkaitan langsung antara lemahnya matematika ...
  • wachid — pertanyaaan mba yuti 1+2+3+4=10 2+3+4=9 1+3+4=8 3+4=7 berat sampai 40 40-10=30 30/4=7,5 anak timbangan 1= 7,5+1=8,5 anak timbangan 2= 7,5+2=9,5 anak timbangan 3= 7,5+3=10,5 anak timbangan 4= 7,5+4=11,. […]
  • wachid — pertanyaan mba kristi saya jawab