You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Pembelajaran Matematika Sekolah (2)

Pembelajaran Matematika Sekolah (2)

yuti — July 10, 2007 / 3:40 pm

Penelitian mengenai metode belajar matematika berkelompok dilakukan oleh Dwi Priyo Utomo yang mengamati bagaimana mengembangkan pembelajaran kooperatif matematika yang berorientasi pada kepribadian(dominasi) siswa di SD serta bagaimana keefektifan dari pembelajaran tersebut.

Pengamatan yang dilakukan kepada siswa kelas V SD Muhammadiyah 8 Malang tersebut, memakan waktu 32 pertemuan(2 bulan). Penelitian ini dilakukan bertahap, yaitu: penyampaian tujuan dan motivasi siswa, penyampaian materi pelajaran, pengelompokkan siswa, pemberian bimbingan, evaluasi, dan pemberian penghargaan. Pengelompokkan siswa dilakukan dengan memperhitungkan aspek kemampuan akademik, dominasi dan jenis kelamin. Selain itu, Lembar Kerja Siswa(LKS) yang diberikan pada kelompok juga dibuat dengan tingkat kesulitan beragam, mulai dari yang mudah hingga yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Beberapa hasil refleksi dari penelitian yang dilakukan Utomo adalah soal yang memiliki tingkat kesulitan tinggi mampu memicu timbulnya diskusi/interaksi antar anggota kelompok, diperlukan selang waktu tertentu sedemikian sehingga tiap anggota kelompok memahami persoalan yang dihadapi, serta pemberian penghargaan pada kelompok yang memperoleh poin berdasarkan sumbangan tiap anggotanya(yang diperoleh dari kuis individual).

Keuntungan dari metode belajar berkelompok ini adalah memperkecil rasio antara yang tahu dengan yang tidak tahu. Hal ini dikarenakan dalam kelompok kecil, peranan ’guru’ diambil alih oleh siswa cerdas, sehingga siswa-siswa lainnya dapat bertanya dengan lebih leluasa terhadap teman sebayanya tanpa ada penghalang malu, segan, takut, dll. Bagi siswa cerdas, metode ini juga berdampak positif, karena sebagaimana yang diungkapkan oleh Johnson dan Johnson(1989:5), pembelajaran kooperatif dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan akademik, afektif, dan sosial. Dengan demikian, siswa cerdas dapat melatih kemampuan kognisinya dengan mengerjakan soal-soal tingkat tinggi–yang jarang diperoleh dalam pengajaran konvensional karena mempertimbangkan kemampuan siswa lainnya–sekaligus melatih kemampuan afektifnya dalam suatu lingkungan sosial.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. eksakta

    belajar matematika dengan metode kelompok memang baik banget, tapi bagaimana kalau seandainya dalam suatu kelas tidak ada yang menyenangi matematika???
    bukankah diskusinya tidak akan berjalan????

    October 16th, 2008 at 9:58 pm

  2. nur

    metode kelompok yang seperti apa yang telah diterapkan itu? masalahnya telah banyak metode belajar matematika dalam kelompok yang telah dilakukan….

    November 11th, 2008 at 3:37 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • wachid — 8 dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa 2 3 dituang ke 5 8 (yang sisa 3) dituang ke 5 5 dituang ke 3 sisa ...
  • wachid — eh yang bener ini 1, 3, 9, 27
  • wachid — perahu menanjak? hebat juga
  • abumuadz — kalo gak ada jarak tanamnya yang penting 1M2 maka yang terbanyak ada 40 pohon dengan bentuk lingkaran dengan diameter lingkaran akar ...
  • abumuadz — kalo yang menjadi sumbu tidak terpatok ama sisi buku. sudut 90 insyaAllah bisa terjadi. tapi bila tetap terpatok ama sisi buku ...
  • yuho — ikan cupang kurang cocok kalau di campur dengan ikan lain... itu menurut saya...
  • Lenny P Dewi — hebat niy blognya.. jadi semangat aja ukhti salam dari jogja
  • watchmath — Saya tidak tahu apa yang dimaksud Pak Maman dengan filsafat. Tapi saya pikir tidak ada keterkaitan langsung antara lemahnya matematika ...
  • wachid — pertanyaaan mba yuti 1+2+3+4=10 2+3+4=9 1+3+4=8 3+4=7 berat sampai 40 40-10=30 30/4=7,5 anak timbangan 1= 7,5+1=8,5 anak timbangan 2= 7,5+2=9,5 anak timbangan 3= 7,5+3=10,5 anak timbangan 4= 7,5+4=11,. […]
  • wachid — pertanyaan mba kristi saya jawab