<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Mengapa Matematika?</title>
	<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/</link>
	<description>Just another Myscienceblogs.com weblog</description>
	<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 15:32:53 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: vandha</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-2990</link>
		<dc:creator>vandha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 09:17:36 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-2990</guid>
		<description>&lt;p&gt;Wah...Matematika, belum lagi Fisika.
Tetapi yang pasti mental bangsa Indonesia sudah 32 tahun terbentuk untuk tidak serius dalam mengelola "pendidikan", apalagi di zoom ke Matematika.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Lihat saja sekarang, Fakultas MIPA (prodi Fisika &#38; MM) semakin kurang peminatnya, kenapa?
Mungkin ada pikiran2:
- Belajarnya sulit
- Cari kerja sulit
- Penghargaan dikit&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Belum lagi untuk pengembangan, penelitian dan lainnya.....&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah&#8230;Matematika, belum lagi Fisika.<br />
Tetapi yang pasti mental bangsa Indonesia sudah 32 tahun terbentuk untuk tidak serius dalam mengelola &#8220;pendidikan&#8221;, apalagi di zoom ke Matematika.</p>
<p>Lihat saja sekarang, Fakultas MIPA (prodi Fisika &amp; MM) semakin kurang peminatnya, kenapa?<br />
Mungkin ada pikiran2:<br />
- Belajarnya sulit<br />
- Cari kerja sulit<br />
- Penghargaan dikit</p>
<p>Belum lagi untuk pengembangan, penelitian dan lainnya&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: TGH.Nizar AL_Kadiri</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-2153</link>
		<dc:creator>TGH.Nizar AL_Kadiri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 05:57:32 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-2153</guid>
		<description>&lt;p&gt;matematika memang bahsa, tapi sebagian saja dalam matematika itu dijalari tubuhnya dengan darah bahsa. mungkin dalam LOGIKA iya dan sub pokok bahasan seperti kalimat berkuantor dll. bukan itu saja, bahasa pemerograman juga matematika bisa bicara kok. sekarang matematika oleh Prof. Fahmi Basya sedang diajarkan bahasa AL-Quraan. hasilnya sudahbisa kita baca sebagian, seperti bilangan prima al-quraan itu kan, deajat solat dan masi banyak lagi.
matematika memang bahasa dan bahasa matematika tidak seperti bahasa..
ia diam dal bicaranya
tulisan singkatnya dibaca panjang
dan kebenarannya yang tunggal tidaklah mutlak&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>matematika memang bahsa, tapi sebagian saja dalam matematika itu dijalari tubuhnya dengan darah bahsa. mungkin dalam LOGIKA iya dan sub pokok bahasan seperti kalimat berkuantor dll. bukan itu saja, bahasa pemerograman juga matematika bisa bicara kok. sekarang matematika oleh Prof. Fahmi Basya sedang diajarkan bahasa AL-Quraan. hasilnya sudahbisa kita baca sebagian, seperti bilangan prima al-quraan itu kan, deajat solat dan masi banyak lagi.<br />
matematika memang bahasa dan bahasa matematika tidak seperti bahasa..<br />
ia diam dal bicaranya<br />
tulisan singkatnya dibaca panjang<br />
dan kebenarannya yang tunggal tidaklah mutlak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ummu Firdausi</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-759</link>
		<dc:creator>Ummu Firdausi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 05:41:29 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-759</guid>
		<description>&lt;p&gt;Ya, saya setuju sekali, bahkan Dirjen Dikti dalam suatu seminar mahasiswa S3 di Bandung sempat melontarkan wacana: tak perlu pusing2 dan banyak2 bikin soal sipenmaru, spmb, umptn (atau apalah namanya) untuk menyeleksi lulusan SMA yang bisa mikir logis. Uji saja dengan matematika dan bahasa (terserah bhs Indonesia atau Inggris). Berdasarkan pengamatan saya, seseorang yang logikanya jalan biasanya bahasanya juga bagus, terlepas dari media penyampaian yang dipilihnya. Saya punya pengalaman ikut ujian masuk PT ambil akuntansi (jadi masuk IPS, kan?). Dengan hanya berbekal matematika dan bahasa Inggris saya bisa masuk tuh. Setelah kuliah, ternyata sebagian besar mahasiswanya dari SMA IPA. Terbukti, kan?&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya, saya setuju sekali, bahkan Dirjen Dikti dalam suatu seminar mahasiswa S3 di Bandung sempat melontarkan wacana: tak perlu pusing2 dan banyak2 bikin soal sipenmaru, spmb, umptn (atau apalah namanya) untuk menyeleksi lulusan SMA yang bisa mikir logis. Uji saja dengan matematika dan bahasa (terserah bhs Indonesia atau Inggris). Berdasarkan pengamatan saya, seseorang yang logikanya jalan biasanya bahasanya juga bagus, terlepas dari media penyampaian yang dipilihnya. Saya punya pengalaman ikut ujian masuk PT ambil akuntansi (jadi masuk IPS, kan?). Dengan hanya berbekal matematika dan bahasa Inggris saya bisa masuk tuh. Setelah kuliah, ternyata sebagian besar mahasiswanya dari SMA IPA. Terbukti, kan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuti</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-78</link>
		<dc:creator>yuti</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jul 2007 05:03:47 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-78</guid>
		<description>&lt;p&gt;Kalau memang yang diperlukan adalah bahasa, materi uji UN yang sekarang sudah memadai. Matematika sebagai bahasa alam, bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi sehari-hari, dan bahasa Inggris untuk bercakap-cakap dengan orang-orang dari belahan bumi yang lain.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam peberapannya, saya pribadi melihat manfaat matematika lebih pada pola pikir.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau memang yang diperlukan adalah bahasa, materi uji UN yang sekarang sudah memadai. Matematika sebagai bahasa alam, bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi sehari-hari, dan bahasa Inggris untuk bercakap-cakap dengan orang-orang dari belahan bumi yang lain.</p>
<p>Dalam peberapannya, saya pribadi melihat manfaat matematika lebih pada pola pikir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bee</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-73</link>
		<dc:creator>bee</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 11:56:28 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-73</guid>
		<description>&lt;p&gt;Kalo udah pertanyaannya begitu, itu adalah masalah kurikulum. Yg saya maksud disini adalah materi uji. Kebetulan tadi sempat diskusi kecil2-an dgn beberapa temen terkait masalah UN ini. Dan kami sampai pada kesimpulan bahwa minimal ada 2 materi yg &lt;em&gt;harus&lt;/em&gt; diujikan dalam UN, yaitu: Matematika dan Bahasa (Indonesia). Banyak yg gak setuju kalo hanya Matematika saja. :D Matematika mewakili bahasa alam, dan Bahasa mewakili bahasa manusia. Dari dua ilmu dasar ini, kita bisa mempelajari ilmu2 lainnya. Apakah ada cabang ilmu yg sama sekali bisa lepas dari Matematika dan Bahasa? ;)&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo udah pertanyaannya begitu, itu adalah masalah kurikulum. Yg saya maksud disini adalah materi uji. Kebetulan tadi sempat diskusi kecil2-an dgn beberapa temen terkait masalah UN ini. Dan kami sampai pada kesimpulan bahwa minimal ada 2 materi yg <em>harus</em> diujikan dalam UN, yaitu: Matematika dan Bahasa (Indonesia). Banyak yg gak setuju kalo hanya Matematika saja. <img src='http://myscienceblogs.com/matematika/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Matematika mewakili bahasa alam, dan Bahasa mewakili bahasa manusia. Dari dua ilmu dasar ini, kita bisa mempelajari ilmu2 lainnya. Apakah ada cabang ilmu yg sama sekali bisa lepas dari Matematika dan Bahasa? <img src='http://myscienceblogs.com/matematika/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuti</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-71</link>
		<dc:creator>yuti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 04:49:10 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-71</guid>
		<description>&lt;p&gt;Huahaha, UN saya nilainya bisa tinggi dong:), tapi tentu aja penentuannya tidak sesederhana itu. Apalagi kalau menyangkut pertanyaan, matematika seperti apa yang haru diujikan, apakah bermanfaat untuk pendidikan formal tingkat selanjutnya. Pertanyaan ini juga berlaku untuk pelajaran yang diajarkan lainnya.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Huahaha, UN saya nilainya bisa tinggi dong:), tapi tentu aja penentuannya tidak sesederhana itu. Apalagi kalau menyangkut pertanyaan, matematika seperti apa yang haru diujikan, apakah bermanfaat untuk pendidikan formal tingkat selanjutnya. Pertanyaan ini juga berlaku untuk pelajaran yang diajarkan lainnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bee</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-68</link>
		<dc:creator>bee</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jul 2007 18:39:53 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-68</guid>
		<description>&lt;p&gt;Ah, org Indonesia. Alasan bahwa Matematika gak layak jadi materi UN (ujian nasional) hanya alibi (cari2 alasan). Saya setuju sekali Matematikan &lt;em&gt;harus&lt;/em&gt; jadi salah satu materi UN. Bahkan kalo mau di-"padat"-kan lagi, UN cukup 1 materi uji saja, yaitu: Matematika. :D&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ah, org Indonesia. Alasan bahwa Matematika gak layak jadi materi UN (ujian nasional) hanya alibi (cari2 alasan). Saya setuju sekali Matematikan <em>harus</em> jadi salah satu materi UN. Bahkan kalo mau di-&#8221;padat&#8221;-kan lagi, UN cukup 1 materi uji saja, yaitu: Matematika. <img src='http://myscienceblogs.com/matematika/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuti</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-39</link>
		<dc:creator>yuti</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jul 2007 12:32:33 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-39</guid>
		<description>&lt;p&gt;thanks :)&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thanks <img src='http://myscienceblogs.com/matematika/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: firman firdaus</title>
		<link>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-38</link>
		<dc:creator>firman firdaus</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jul 2007 10:06:12 +0000</pubDate>
		<guid>http://myscienceblogs.com/matematika/2007/07/03/mengapa-matematika/#comment-38</guid>
		<description>&lt;p&gt;nice article...&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nice article&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
