You're here: My Science Blogging » Matematika » Article: Matematika & Kepastian Cinta

Matematika & Kepastian Cinta

yuti — June 18, 2007 / 12:27 pm

Mungkinkah cinta dapat dikuantifikasi? John Gottman, profesor emeritus psikologi di Univesitas Washington yang sempat mengenyam matematika selama setahun di MIT, melakukan penelitian empirik untuk mengetahui cocok tidaknya sebuah pasangan. Menurut Gottman, tak ada yang lebih universal dibandingkan hubungan, dan terdapat benang merah yang melandasi semua hubungan, “penghargaan dan afeksi merupakan esensi bagi sebuah hubungan agar dapat berjalan dan celaan menghancurkan hubungan. Bagaimana mengkomunikasikan penghargaan dan afeksi mungkin berbeda bagi masing-masing budaya, dan bagaimana tidak melakukannya, tapi saya pikir bahwa keduanya merupakan hal-hal universal.”

Dari hasil penelitiannya bersama Bob Levenson pada tahun 1983, Gottman menemukan hasil yang mengejutkan. Hanya dengan mengamati sebuah sesi debat diantara pasangan, Gottman dan Levenson bisa memprediksi bagaimana perkembangan hubungan pasangan tersebut tiga tahun mendatang dengan tingkat akurasi 90%. Dalam penelitian selanjutnya, terungkap bahwa hanya diperlukan waktu 3 menit pertama untuk menentukan arah pengembangan diskusi selanjutnya. Dengan demikian, 3 menit bisa meramalkan bagaimana perkembangan hubungan selama 3 tahun kedepan. Wow!

Selain penelitian lab, yang disebutnya dengan nama Love Lab, Gottman juga memiliki contoh kasus yang menunjukan pasangan-pasangan dengan usia pernikahan mencapai 20 tahun, pada akhirnya bercerai karena emosi-emosi yang tidak tersalurkan dan terpendam hingga belasan tahun.

Boleh jadi 3 menit membenarkan adanya cinta pada pandangan pertama, saat seseorang hadir begitu tepat dalam kehidupan Anda. Tapi mungkin karena saya, dan mungkin juga Anda bukan seorang psikolog, maka 3 menit mungkin belum mengajarkan sesuatu pada saya.Diperlukan waktu lebih untuk menafsirkan tarikan bibir, emosi yang teredam menjadi sebuah pemahaman. Tiga menit yang mungkin menjelma menjadi jam, tahun hingga dasawarsa, waktu untuk memahami, dan juga belajar menghargai.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Koen — Terima kasih, Echi dan Dhani :). Salah satu misi Pernik Ilmu memang membuka mata masyarakat, dengan bahasa awam, tentang fakta-fakta ...
  • » Mengapa Langit Malam Gelap? ~ Blog Archive ~ Pernik Ilmu (Asia Blogging Network) — [...] pertama di Pernik Ilmu ini berjudul Mengapa Langit Biru :). Tapi kita tahu langit hanya biru di hari yang ...
  • dedy — sebutkan macam2 sel volta!!!kasih gambar dan bagaimana carajanya!!!
  • Taufik Hidayat — Mengapa pd wkt bln purnama kalau kita mancing dilaut, gak ada ikannya yg mau makan umpan yg ada di kail ...
  • sardes — hi.......Q sardes saat ni sedang kul di salah satu PTN yang tentunya FMIPA n jur MM...q mw nanya nih kira2 ...
  • Mukmin — slam kenal mbak Yessi,
  • nurul azizah — salut wat astronot....
  • elang — nyerah dech, apa jawabannya???????
  • In-daH — oo....kERen banget....
  • Erastosthenes — Jadi, 1 drajat itu sbnarnya brp km? 1 drajat itu brp menit?