You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Yang Lucu Tapi Mematikan

Yang Lucu Tapi Mematikan

Hai! Lagi pada libur begini, ada yang lagi jalan-jalan ke pantai nggak? Asik juga lho, refreshing dan recharging energi selama liburan dengan jalan-jalan ke pantai. Selain kita bisa menikmati pemandangan yang nggak biasa kita temuin di tengah kesibukan sehari-hari, merasa lebih segar, kita juga makin dekat dengan alam. Ya kan?

Tapi, kalau memang ada yang berencana jalan ke pantai, hati-hati yah! Jangan sampai terpisah dari rombongan! Mau tau kenapa? Mau tau kenapa? :)

Karena di pantai ada beberapa hewan yang tampak ucu, tapi bisa mematikan. Layaknya anak kecil yang mudah excited dengan banyak hal-hal baru, mungkin rasa ingin tahu kalian akan mendorong kalian untuk lebih dekat menyentuh hewan yang terlihat lucu misalnya. Apa saja hewan pantai yang harus kita hindari? 

The Cone Snail

image001.jpgHewan yang satu ini punya bentuk yang indah. Menggemaskan, tepatnya. Siapa yang nggak pengen menyentuhnya dan membawanya pulang? :) Tapi, scone snail ini punya senjata yang sangat berbahaya lho. Bagian ujung pangkal mulutnya bisa menembakkan sengat berupa racun yang sangat mematikan. Korban akan mengalami malfungsi syaraf, dimana tidak ada bagian tubuh yang bisa digerakkan, kemudian meninggal hanya dalam 4 menit.

Poison Arrow Frog

image003.jpgNamanya saja sudah mengandung racun :)  Kodok yang bisa melompat hingga 2 meter ini mempunyai senjata mematikan di kelenjar kulitnya. Jangan coba-coba sentuh yaaa!

The Lazy Clown

image005.jpgHewan yang mirip duri pohon ini hidup di hutan Amazon, di selatan Brazil. Namanya Taturana Tatarana. Lucu yah? Tapi sayang , ternyata hewan ini nggak selucu namanya, karena dia punya ratusan duri pada tubuhnya, yang menyimpan racun mematikan dan mengandung Anti-coagulant buat darah kita. Hampir dapat dipastikan bahwa hewan ini telah memakan belasan korban setiap tahunnya. Beaked Sea Snake

image006.jpgUlar laut ini bisa kita jumpai di Kepulauan India dan Asia, pantai-pantai daerah India, atau sekitar Teluk Persia. Nama ilmiahnya Enhydrina schistosa. Lucunya, warga Singapore dan Hongkong suka menjadikan hewan ini sebagai lauk, padahal hewan ini punya racun yang bisa membuat  kamu tidur bersama ikan-ikan di laut untuk selamanya, hehehe :-p

Stone Fish

image007.jpgNah, kalau hewan yang satu ini, bentuknya menyerupai batu. Cukup berdiam diri di dasar laut, dan siap meracuni siapa saja yang menyentuhnya dengan duri-duri yang terletak hampir di seluruh bagian tubuhnya. Kabarnya, racun dari hewan ini akan sangat menyiksa korbannya, sehingga si korban merasa lebih baik mengamputasi bagian tubunya yang terkena racun tersebut. Wah, sangat mengerikan ya?

Box “Coffin” JellyFish 

image011.jpgKalau ubur-ubur yang satu ini, ada di film “7 Pounds” yang dibintangi Will Smith. Dalam film itu, diperlihatkan bagaimana Will Smith mengakhiri hidupnya dengan membiarkan dirinya digigiti oleh Jellyfish. Hewan ini memiliki 24 pasang mata dan tentakel yang mengandung ribuan dosis nematocysts. Dengan ribuan jarum-jarum racun yang menusuk tubuh di seluruh bagian, hampir dapat dipastikan bahwa hewan ini akan membunuh hanya dalam hitungan detik.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. ibnusomowiyono

    Belajarlah dari alam disekitar kita dan lewat media informasi (misalnya TV),akan semakin yakin atas kebesaran Tuhan YME.
    Dari melihat anda dapat berfikir lalu menyakini,kemudian mempraktekannya dalam perbuatan. Tentu saja dengan memperitimbangkan akibat yang akan ditimbulkan. Untuk ini dibutuhkan informasi yang benar agar kita tak mendapatkan celaka.
    Jika kita amati lingkungan lewat pancaidra, lalu difikir dan disimpulkan, maka akan sadar bahwa manusia bukanlah makluk superior,sehingga tak pantas untuk menyombongkan diri/takabur.
    Masing-masing ciptaan Nya diberikan kelebihan dan kekurangan, semua bermanfaat untuk mempertahankan existensinya dan bertahan terhadap yang akan “melenyapkan”/mencederai.
    Menurut TM dialam semesta ini berlaku lingkaran tertutup: dalam memulai permaian anak berlaku “hom-ping sud”:Telunjuk mengalahkan kelingking,kelingking mengalahkan ibu jari sedangkan ibu jari mengalahkan telunjuk. Jadi tak ada yang superior. Manusia memiliki kelebihan berfikir dan menyakini, namun banyak kekurangannya, misalnya
    merasa dirinya paling hebat padahal binatang seperti yang disebutkan diatas dapat dengan mudah membunuh manusia jika manusia tak waspada.

    June 26th, 2009 at 10:03 pm

  2. p4ladin

    keren juga hewan2 di dunia.. jadi lebih mengenal.
    thx.. untuk artikel nya.!!

    July 12th, 2009 at 6:58 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Koen — Terima kasih, Echi dan Dhani :). Salah satu misi Pernik Ilmu memang membuka mata masyarakat, dengan bahasa awam, tentang fakta-fakta ...
  • » Mengapa Langit Malam Gelap? ~ Blog Archive ~ Pernik Ilmu (Asia Blogging Network) — [...] pertama di Pernik Ilmu ini berjudul Mengapa Langit Biru :). Tapi kita tahu langit hanya biru di hari yang ...
  • dedy — sebutkan macam2 sel volta!!!kasih gambar dan bagaimana carajanya!!!
  • Taufik Hidayat — Mengapa pd wkt bln purnama kalau kita mancing dilaut, gak ada ikannya yg mau makan umpan yg ada di kail ...
  • sardes — hi.......Q sardes saat ni sedang kul di salah satu PTN yang tentunya FMIPA n jur MM...q mw nanya nih kira2 ...
  • Mukmin — slam kenal mbak Yessi,
  • nurul azizah — salut wat astronot....
  • elang — nyerah dech, apa jawabannya???????
  • In-daH — oo....kERen banget....
  • Erastosthenes — Jadi, 1 drajat itu sbnarnya brp km? 1 drajat itu brp menit?