You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Ban Mobil Koq Bisa Gundul?

Ban Mobil Koq Bisa Gundul?

Yessi Pratiwi — June 11, 2009 / 1:27 pm

Kalau kamu punya sepeda, motor, atau mobil, coba deh perhatikan bannya. Sejak awal dibeli hingga sekarang, bannya pasti sudah banyak berubah. Gerigi bannya semakin lama semakin hilang, sehingga bahkan si ban tampak gundul.

Koq ban bisa gundul? Kemana perginya karet ban tersebut?

ban.JPGPasti kita berpikir bahwa ban dari kendaraan yang kita miliki berputar mulus di sepanjang jalan, tanpa gesekan yang menyebabkan karetnya tergerus. Padahal, kondisi ini baru bisa terjadi jika tidak ada hambatan di jalan sama sekali; antara ban dengan permukaan jalan. Hambatan inilah yang sebenarnya menunjukkan bahwa ban kendaraan kita memiliki daya cengkeram, sehingga kita tetap melaju di atas kendaraan. Hambatan seperti apa yang dimaksud? Antara 2 permukaan yang mencoba bergerak diatas yang lain–seperti ban dengan permukaan jalan–hambatan selalu ada, disebut sebagai gesekan atau friksi. Friksi melahap sebagian energi gerak dan memuntahkannya kembali dalam wujud panas. Karena selalu ada sebagian energi yang hilang menjadi panas gesekan–sekecil apapun–akan mengakibatkan keausan pada benda yang bergesekan. Pada kasus ban-permukaan jalan ini, ban ‘membiarkan’ molekulnya terkikis oleh permukaan jalan.

Kenapa ban yang terkikis? Kenapa bukan permukaan jalan?

Well, seandainya jalan-jalan kita terbuat dari bahan yang lebih lunak dibanding karet, jalanlah yang akan terkikis, bukan ban. Mengganti ban secara berkala tentu saja jauh lebih hemat dibandingkan jika pemerintah harus terus menerus memperbaiki permukaan jalan, bukan? ;)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. ibnusomowiyono

    Lain orang lain ban.
    Orang gundul itu kalau tak punya rambut,kalau ban gundul karena nggak ada giginya.
    Kau orang nggak ada giginya namanya ompong.
    Tul nggak?

    June 18th, 2009 at 4:46 pm

  2. ibnusomowiyono

    Orang ompong tak dapat mengunyah makanan secara sempurna sehingga energi yang ada dalam makanan banyak yang terbuang sia-sia, dengan kata lain pemanfaatan bio energi tak efisien.
    Kalau ban gundul (apalagi jalannya licin) akan terjadi slip (yang menimbulkan panas). Kalau ban nya bergigi dan jalannya kesat, kemungkinan slip lebih sedikit. Contohnya jika tak terjadi slip mobil sudah maju seratus meter, sedang jika terjadi slip baru maju sebuluh meter. Bahan bakar yang digunakan sama, hasil yang dicapai (jarak yang ditempuh) berbeda atau efisiensi penggunaan bahan bakar lebih tinggi ban bergigi dari ban gundul.

    June 25th, 2009 at 8:42 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Koen — Terima kasih, Echi dan Dhani :). Salah satu misi Pernik Ilmu memang membuka mata masyarakat, dengan bahasa awam, tentang fakta-fakta ...
  • » Mengapa Langit Malam Gelap? ~ Blog Archive ~ Pernik Ilmu (Asia Blogging Network) — [...] pertama di Pernik Ilmu ini berjudul Mengapa Langit Biru :). Tapi kita tahu langit hanya biru di hari yang ...
  • dedy — sebutkan macam2 sel volta!!!kasih gambar dan bagaimana carajanya!!!
  • Taufik Hidayat — Mengapa pd wkt bln purnama kalau kita mancing dilaut, gak ada ikannya yg mau makan umpan yg ada di kail ...
  • sardes — hi.......Q sardes saat ni sedang kul di salah satu PTN yang tentunya FMIPA n jur MM...q mw nanya nih kira2 ...
  • Mukmin — slam kenal mbak Yessi,
  • nurul azizah — salut wat astronot....
  • elang — nyerah dech, apa jawabannya???????
  • In-daH — oo....kERen banget....
  • Erastosthenes — Jadi, 1 drajat itu sbnarnya brp km? 1 drajat itu brp menit?