You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Hewan Juga Bisa Sakit Gigi
Sakit adalah salah satu ciri mahluk hidup. Bisa dikatakan, ketika mekanisme kerja tubuh tidak berjalan sesuai fungsinya, maka kita akan sakit. Sederhananya sih seperti itu, karena kan tubuh kita terdiri atas elemen-elemen yang punya fungsi tersendiri. Makanya disebut struktur fungsional.
Nah, berhubung karena hewan juga mahluk hidup, hewan juga bisa sakit dong? Tepat sekali!
Jangan kira, hewan yang ada di sekitar kita atau di kebun binatang selalu sehat. Hewan juga bisa sakit. Kapan? Tentu saja sama seperti manusia, saat suatu struktur fungsional tubuhnya tidak berfungsi dengan baik.
Sakitnya hewan bisa bermacam-macam jenisnya, makanya ada dokter hewan. Mereka bisa sakit gigi, misalnya. Kalau sudah sakit gigi, kelakuannya mirip dengan manusia. Meraung-raung, dan ngambek nggak mau makan. Cara menyembuhkannya? Sama juga kayak manusia. Kalau giginya berlubang harus ditambal, kalau tidak terselamatkan ya harus dicabut.
Tapi, mencabut gigi hewan pemakan daging seperti buaya, singa, atau harimau, butuh effort yang lebih besar. Karena akar giginya lebih tebal dari giginya sendiri, dan ini menyebabkan proses pencabutan giginya lebih lama. Harus dibor dan digali, dengan alat-alat yang mirip alat pertukangan : pahat, tang, selang, dan mesin penghisap. Bisa dibayangkan bagaimana proses pencabutannya akan berlangsung
Untungnya saya nggak jadi dokter hewan, hehehe.
Gambar : Fadlisinwong
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
ibnusomowiyono
Ada nggak sikat gigi dan pasta gigi untuk hewan?
Susah lho ngajari kera dan anjing nyikat gigi padahal itu perlu agar tak kena rabies, ah maksud saya caries (kalau nggak salah lho).
May 22nd, 2009 at 7:28 pm
chello
untung aq jadi dokter hewan…..
hmm….. ^o^v
September 7th, 2009 at 1:02 pm