You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Ekor Cicak
Hei, pernahkah kalian melihat ekor cicak? Bukan ekor yang masih nempel di tubuh cicaknya, tapi ekor yang putus itu lho. Lucunya, ekor itu biarpun sudah putus masih bisa bergerak-gerak gitu, dan lebih lucu lagi karena si cicak nggak apa-apa, meninggalkan begitu saja ekornya yang sudah putus.
Bagaimana mekanisme putusnya ekor cicak tersebut? Apa fungsinya? Apakah cicaknya baik-baik saja setelah ekornya putus?
Fenomena putusnya ekor cicak ini terjadi di saat cicak merasa terancam keselamatannya. Ekor tersebut dijadikan sebagai umpan agar si pemangsa beralih perhatiannya ke ekor tersebut. Ini disebut autotomi. Cicak jika akan dimangsa oleh predatornya maka akan segera memutuskan ekornya untuk menyelamatkan diri.
Jika dilihat dari strukturnya, ekor cicak memiliki bentuk yang panjang dan lunak yang memungkinkan untuk bisa memendek dan menumpul. Ekor akan mengalami regenerasi bila ekor tersebut putus dalam usaha perlindungan diri dari predator. Jadi, autotomi merupakan perwujudan dari mutilasi diri. Ekor yang putus tersebut dapat tumbuh lagi tetapi tidak sama seperti semula. So, apakah cicaknya baik-baik saja? Tampaknya iya
Sumber Gambar : community.kompas
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.
poem
ih wow………………….
emank kok bsa putus itu gmn c…q masih g jelas nie mb’
February 26th, 2009 at 10:32 pm
memey
met siang mbak,,,
mbak bs ngak,,,,
minta regenerasi aves???
June 20th, 2009 at 11:53 am
memey
tp mbak,,,
saat terputusnya ekor cicak apakah berdarah???
June 20th, 2009 at 11:55 am
Ida
klu q sih dagh ngerti soal tu,soalx itu pelajaranx IPA ank kls 5 SD.mending nulis soal ciri khususx katak aja.
September 8th, 2009 at 3:41 pm