You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Alergi

Alergi

Yessi Pratiwi — January 23, 2009 / 5:42 pm

Saya bahagia sekali karena nggak punya alergi terhadap apapun. Bisa dibayangkan, orang-orang yang suka alergi terhadap dingin, debu, atau makanan, misalnya. Hidup pasti jadi nggak asik, ya nggak sih? :)

Kenapa alergi bisa terjadi?  

allergy_1.jpgAlergi adalah suatu reaksi abnormal dalam tubuh yang disebabkan zat-zat yang tidak berbahaya. Jadi, dari pengertian ini bisa kita simpulkan kalau alergi bisa terjadi kalau ada kontak antara seseorang dengan sesuatu yang tidak n  terhadap zat tertentu yang biasanya, pada orang normal tidak menimbulkan reaksi. Zat penyebab alergi ini disebut allergen.

Alergen bisa berasal dari mana-mana. Kalau seseorang alergi terhadap debu, berarti alergennya masuk melalui saluran pernapasan. Kalau alerginya terhadap makanan, berarti alergennya berasal dari makanan. Nah, gitu.

Lantas, kenapa tubuh harus bereaksi tidak normal? Kita ambil contoh : alergi pada makanan. Alergi makanan merupakan reaksi hipersensitif yang artinya sebelum reaksi alergi terhadap alergen pada makanan muncul, seseorang harus pernah terkena alergen yang sama sebelumnya. Pada saat pertama kali terkena, alergen akan merangsang limfosit (bagian dari sel darah putih) untuk memproduksi antibodi (IgE) terhadap alergen tersebut. Antibodi ini akan melekat pada sel Mast jaringan tubuh manusia. Jika kelak orang tersebut memakan makanan yang sama maka antibodi ini akan menyuruh sel Mast untuk melepaskan histamin. Zat kimia yang bernama histamin inilah yang menyebabkan gejala alergi makanan.

Sifat alergen adalah menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Kalau alergen sudah mencapai kulit, mereka akan menyebabkan terjadinya eksim. Kalau mencapai paru paru, alergen bisa menyebabkan terjadinya asma. Nah, ada gejala alergi yang paling ditakutkan, dokter menyebutnya anafilaktik syok.

Gejala ini ditandai dengan tekanan darah yang menurun, kesadaran menurun, dan bila tidak ditangani segera dapat menyebabkan kematian. Duh, dengar istilahnya saja sudah bikin syok, ternyata dampaknya lebih buat syok lagi! :((

Sumber Gambar : Bigteaparty 

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Bambang

    Saya Alergman kata dokter yang pernah saya kunjungi, Alergi saya dapat diturunkan terhadap anak saya. Anak saya sekarang mengidap alergi pada paru-paru (asma). apakah dokter itu benar? adakah teori ataupun keterangan mengenai hal tersebut?

    January 29th, 2009 at 11:21 pm

  2. arif jacko

    trus…cara menghilangkan alerginya ada g

    July 29th, 2009 at 2:05 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Koen — Terima kasih, Echi dan Dhani :). Salah satu misi Pernik Ilmu memang membuka mata masyarakat, dengan bahasa awam, tentang fakta-fakta ...
  • » Mengapa Langit Malam Gelap? ~ Blog Archive ~ Pernik Ilmu (Asia Blogging Network) — [...] pertama di Pernik Ilmu ini berjudul Mengapa Langit Biru :). Tapi kita tahu langit hanya biru di hari yang ...
  • dedy — sebutkan macam2 sel volta!!!kasih gambar dan bagaimana carajanya!!!
  • Taufik Hidayat — Mengapa pd wkt bln purnama kalau kita mancing dilaut, gak ada ikannya yg mau makan umpan yg ada di kail ...
  • sardes — hi.......Q sardes saat ni sedang kul di salah satu PTN yang tentunya FMIPA n jur MM...q mw nanya nih kira2 ...
  • Mukmin — slam kenal mbak Yessi,
  • nurul azizah — salut wat astronot....
  • elang — nyerah dech, apa jawabannya???????
  • In-daH — oo....kERen banget....
  • Erastosthenes — Jadi, 1 drajat itu sbnarnya brp km? 1 drajat itu brp menit?