You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Karena Kulit Telur Punya Pori-pori
Saya termasuk orang yang nggak suka makan telur asin. Nggak suka bukan berarti nggak mau, tapi jarang makan aja. Kalau masih ada pilihan lauk lain, kayaknya nggak akan memilih telur asin :-p
Koq telur asin bisa asin? Tentu saja karena diasinkan. Proses pengasinan dilakukan dengan diberikan garam berlebih untuk menonaktifkan enzim perombak, sehingga daya tahan telur asin ini juga lebih lama–sangat lama bahkan–30 hari
Nah, bagian yang menarik untuk ditelaah adalah bagaimana bisa telur bisa menjadi asin? Pasti partikel-partikel garam bisa masuk ke dalam kulit telur kan, makanya telur di dalamnya bisa ikutan asin? Lho, memangnya kulit telurnya berlubang?
Well, struktur kulit telur keras tetapi porus dan terbentuk dari garam-garam anorganik (terutama Kalsium Karbonat). Keporusan kulit telur memungkinkan embrio bernafas. Disamping itu kulit telur mampu sampai pada batas tertentu mencegah adanya penguapan. Nah, lewat mekanisme inilah, partikel-partikel garam dapat masuk ke kulit telur.
Buat yang tertarik untuk mencoba buat telur asin, nih ada langkah-langkahnya
Sumber Gambar : BI
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.