You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Semakin Atas, Semakin Dingin

Semakin Atas, Semakin Dingin

Yessi Pratiwi — October 6, 2008 / 3:51 pm

Hai hai hai semua, Minal Aidin Walfaidzin loh! Lebaran kemarin pada kemana aja? Ada yang ke Tangkuban Perahu? Pasti banyak diantara adik-adik yang kesana. Dingin yah disana?

Saya juga pernah kesana koq. Kalau jalan kesana, kita pasti menjumpai jalanan yang semakin lama semakin menanjak. Ya iyalah, itu kan sama aja kayak mendaki gunung, menuju puncak. Karena kan kalau kita mau liat kawah paling bagus ya pemandangannya baru bisa terlihat jelas via puncak.

echi-ketinggian.JPG

Semakin tinggi ke atas gunung, semakin dingin. Grrr..makanya kesana gak boleh pakai baju tipis. Bakalan menggigil! Walah ini koq malah kebanyakan tips, kita mau ngomongin apa sih? :-D

Benarkah udara memang semakin dingin kalau kita semakin tinggi dari permukaan laut?

Betul! Semakin tinggi kita berada diatas permukaan laut, maka udara akan semakin rendah. Tetapi, perlu diingat, bahwa penurunan temperatur udara tersebut ada batasannya. Ya bayangin aja kalau setiap naik beberapa kilometer suhu udara turun sekian derajat, seberapa dingin ya luar angkasa sana? Hiiii..

Udara memang semakin dingin dengan rata-rata 6,5 derajat Celcius per kilometer, sampai ketinggian sekitar 10.000 meter di atas permukaan laut.

Di atas 10.000 meter ada lapisan stratosfer, dimana pada lapisan ini, suhu udara tidak menurun meskipun kita naik semakin tinggi. Pada umumnya, temperatur udara akan konstan pada sekitar 20 kilometer. Kemudian, udara akan menghangat dan mendingin lagi secara berselang seling antara lapisan satu dengan lainnya.

Mengapa seperti itu?

Salah satu alasan yang menyebabkan hal ini adalah karena udara memiliki komposisi kimia agak berbeda pada ketinggian berbeda. Komposisi yang dimaksud adalah kandungan udara, dengan molekul-molekul yang berbeda-beda cara penyerapannya terhadap energi matahari.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.

  1. samsudin

    i love you

    October 15th, 2008 at 1:08 pm

  2. radenmas

    dunia ini emang aneh,padahal kan semakin keatas semakin dekat dengan matahari,tp kok malah tambah dingin yach?? :)

    October 15th, 2008 at 11:03 pm

  3. aji

    Good answer

    semakin ke atas semakin dingin

    mampir ke blog ku donks

    November 30th, 2008 at 9:50 am

  4. tatha 12th

    Mawu nanya niy teruz proses kegiatan petir itu berada di lapisan atmisfer yang mana ya???juga kegiatan uap air+jelaskan semuwanya yaaaa,,,habise guruku juahat buanget yaya makasih kak

    December 7th, 2008 at 1:43 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Sgenk — Saya 27 th, skrg br mulai numbuh, aduh skit bnget
  • Vovaherbal — Green tea drink? YES herbal medicine http://www.statbrain.com/freelesbur.xtelkaif.ru online herbal
  • kirubaa — bolehkah saya dapat data cuaca pada bulan jun 2009
  • einstein — CARA PENGUKURANNYA DI ITUNG MELALUI SKALA PERBANDINGAN, SINAR LASER, METERAN, JARAK TEMPUH DENGAN KENDARAAN/WAKTU. KALO ENGGA DI JUMLAHKAN LUAS TIAP NEGARA2, ...
  • munaba — bagai mana sih cara membuat kaca biasa agar menjadi kaca cermin
  • eyhe amoyh — saya cuma mwu tanya, black hole itu bisa membesar gx yh? apa ada kemunxkinan black hole menarik bumi?
  • caleb — 9 KALI SEBRANG 8 KALI BALIK 1: Pawang dan Singa lebih dulu, kemudian pawang balik. 2: Pawang dan anak laki2 A, pawang ...
  • adif laksana — Assalamualaikum.Mau nimbrung aja nihh...perkenalkan saya mahasiswa math UGM 04...saya bangga kul di math...bidang yang saya tekuni adalah math terapan (permodelan)... Saya ...
  • putri indah utari — bagaimana ya cara menjadikan belajar matematika itu suatu hobi, karena saya kok jadi down setiap kali saya terbentur pada soal ...
  • p4ladin — wah pusing... kalau ada kesempatan baru ak jawab