You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Menaksir Panas Cabe
Beberapa pembaca menanyakan metode mengukur kepedasan cabai. Nih, saya ceritain
Pertama, sampel cabe dikeringkan dan dicampur dengan alcohol; lalu ditambahkan air gula. Kemudian, kita butuh orang untuk menjadi juru rasa, alias yang akan mencicipi cabai satu per satu. Hihihi!
Kita sebut saja dia si Juri Perasa. Kita kasih dia gelas-gelas sloki yang berisi larutan cabe ini dengan konsentrasi yang semakin meningkat, dan ditanya untuk menentukan larutan mana yang tidak lagi terasa membakar mulut.
Cabe salsa yang pedasnya ringan dapat dinilai 400 unit skala; cabe jalapeno sekitar 1.500 hingga 4.500, sedangkan cabe habareno yang lebih pedas dapat mencapai 150.000.
Nah, karena pengukurannya dilakukan berdasarkan asumsi Juri Perasa, pasti sifatnya subyektif bukan? Makanya, ilmuwan mengubah metodenya menjadi pengukuran jumlah kandungan capsain dalam cabe. Seperti yang dulu kita omongin (masih ingat kan?), rasa panas yang membakar disebabkan adanya senyawa capsain dalam cabe.
Semakin banyak senyawa capsain yang digunakan dalam makanan, semakin … makanannya.
( ) Pedas ( ) Panas
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Ada 5 komentar untuk artikel ini.
Kepedasan dan Solusinya — Pernik Ilmu
[…] tau cara mengukur panas cabai? Ada disini. Metode pengukuran ini mengandalkan cita rasa manusia yang sifatnya subjektif. Makanya, pada kasus […]
July 25th, 2008 at 9:51 pm
PUPUT
capchaii dechhh
August 18th, 2008 at 9:43 pm
Doetha
iya put gw setuju ma kamu !! capchai emang harus pedas!!! makin pedas makin asyiikkkk!!!! apalagi ada tongseng , sate ,sop peduas..bikin ngiler aja padahal lagi Puasa nih….
September 25th, 2008 at 2:24 pm
edoy
mengapa klo udah kepedesan.. terus makan cabe lagih, kok rasanya jadi gak terlalu pedas?
September 25th, 2008 at 4:27 pm
Samsul Bahari Blegur
Tx atas infonya. Tambah sukss..!!!
January 5th, 2009 at 10:51 am