Khazanah Ilmu Bagi Anak
Beberapa pembaca menanyakan metode mengukur kepedasan cabai. Nih, saya ceritain
Pertama, sampel cabe dikeringkan dan dicampur dengan alcohol; lalu ditambahkan air gula. Kemudian, kita butuh orang untuk menjadi juru rasa, alias yang akan mencicipi cabai satu per satu. Hihihi!
Kita sebut saja dia si Juri Perasa. Kita kasih dia gelas-gelas sloki yang berisi larutan cabe ini dengan konsentrasi yang semakin meningkat, dan ditanya untuk menentukan larutan mana yang tidak lagi terasa membakar mulut.
Cabe salsa yang pedasnya ringan dapat dinilai 400 unit skala; cabe jalapeno sekitar 1.500 hingga 4.500, sedangkan cabe habareno yang lebih pedas dapat mencapai 150.000.
Nah, karena pengukurannya dilakukan berdasarkan asumsi Juri Perasa, pasti sifatnya subyektif bukan? Makanya, ilmuwan mengubah metodenya menjadi pengukuran jumlah kandungan capsain dalam cabe. Seperti yang dulu kita omongin (masih ingat kan?), rasa panas yang membakar disebabkan adanya senyawa capsain dalam cabe.
Semakin banyak senyawa capsain yang digunakan dalam makanan, semakin … makanannya.
( ) Pedas
( ) Panas
Popularity: 29%
This entry was posted by Yessi Pratiwi on Friday, July 25th, 2008 at 9:47 pm and is filed under Biologi, Fisika, Tubuh Kita, Blogroll, Umum. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
There are 2 comments for this entry. Add yours
Kepedasan dan Solusinya — Pernik Ilmu
[…] tau cara mengukur panas cabai? Ada disini. Metode pengukuran ini mengandalkan cita rasa manusia yang sifatnya subjektif. Makanya, pada kasus […]
July 25th, 2008 at 9:51 pm
PUPUT
capchaii dechhh
August 18th, 2008 at 9:43 pm