Khazanah Ilmu Bagi Anak
Pernah melihat bebek atau itik yang baru selesai berenang atau mandi mandi di sungai? Perhatikan bulunya deh! Gak basah kan? Mengapa demikian?
Fenomena lain. Liat Mama yang menggoreng ikan laut. Biasanya, ada sisa butir-butir air pada ikan yang membuat minyak panas dalam penggorengan akan meletup-letup saat ikan dimasukkan. Bagaimana sih, hubungan air dengan minyak?
Yuk, kita lihat. Pada umumnya, molekul-molekul zat akan mudah berikatan jika sifatnya sama.Artinya, air akan mudah bercampur dengan air, minyak dengan minyak, dsb. Nah, kalau air dan minyak tidak bisa menyatu, sudah pasti ini disebabkan karena keduanya memiliki sifat yang berbeda.
Jika dilihat dari muatannya, molekul air memiliki muatan listrik yang menyebabkannya memiliki gaya tarik menarik. Tidak jauh beda dengan magnet, molekul air akan mudah tertarik dan menarik molekul yang memiliki muatan listrik juga, sehingga berikatan satu sama lain. Sebaliknya, akan bersifat saling bertolakan dengan molekul yang tidak memiliki muatan listrik.
Bisa menebak, apa sifat kimiawi minyak yang menyebabkannya tidak menyatu dengan air? Ya, betul. Minyak ini sama sekali tidak mempunyai muatan listrik yang dapat membuatnya memiliki gaya tarik menarik dengan air. Jadi, molekul-molekulnya pun tidak dapat berikatan.
Molekul tidak berikatan, tentu saja secara fisik kita bisa melihat batas yang jelas antara minyak dan air
Kesimpulannya, hanya zat dengan molekul bersifat dan sejenis yang dapat larut satu sama lain. Minyak hanya dapat larut dengan zat sejenis minyak seperti gemuk dapat larut didalam minyak, atau garam dapat larut didalam air, namun antara keduanya tidak dapat dipertukarkan.
Disempurnakan dari Kaya dan Sehat
Popularity: 16%
This entry was posted by Yessi Pratiwi on Sunday, June 8th, 2008 at 7:39 pm and is filed under Biologi, Fisika, Semesta, Blogroll, Umum. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
One comments for this entry. Add yours
Ahsan
Perasaan gampang banget deh ngertinya kalo pake konsep polar dan nonpolar. Tapi buktinya banyak mahasiswa tingkat satu di kampus yang belum paham benar. Terutama yang ga begitu paham Kimia. Masih banyak yang berpikir pemisahan fasa terjadi karena perbedaan massa jenis
September 28th, 2008 at 2:23 pm