You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Perempuan Lebih Banyak
Jika secara genetis rasio laki-laki dan perempuan adalah satu banding satu, mengapa lebih banyak perempuan daripada laki-laki?
Baru-baru ini ditemukan bahwa dalam sekali ejakulasi, rata-rata terdapat lebih banyak sperma yang membawa kromosom-X (kromosom yang dibutuhkan untuk pembentukan jenis kelamin perempuan) dibanding kromosom-Y.
Ini sudah jadi alasan yang cukup untuk mengerti, mengapa perempuan lebih banyak dari laki-laki
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
XML error: Reserved XML Name at line 2, column 38
Ikuti diskusi Ada 7 komentar untuk artikel ini.
ibnusomowiyono
Menurut teori Minimalis perempuan cenderung irrationil, karena pada tfacknya perempuan memiliki x besar sedangkan lelaki y nya yang besar. Pada dasarnya manusia “lebih tertarik pada hal-hal yang irratinal” ,buktinya ceritera Herry Porter sangat laris dan penulisnya…..perempuan.
Manusia memiliki quanta dan tfack (wadah dan isi), quanta perempuan adalah genap (baca tanya jawab teori minimalis) sedangkan lelaki ganjil. Secara matematis angka genap dan ganjil jika dikelompokkan akan sama besarnya, atau satu banding satu. Perlu diadakan pendataan secara cermat: benarkah perempuan lebih banyak dari pada lelaki, mungkin bukan quantanya yang perempuan, tetapi tfactnya : wadahnya lelaki tetapi isinya perempuan.
May 18th, 2008 at 5:59 pm
Yessi Pratiwi
Terimakasih, Pak Ibnu.
Analisa yang menarik
June 8th, 2008 at 7:48 pm
ibnusomowiyono
Quanta terjadi jika x=y=q,hingga E=-x+y=0 jika bulat menjadi tak stabil,mudah pecah, sedangkan jika memiliki unsur pecahan justru menjadi stabil.Quanta merubakan molekul/materi/ benda/zat anorganik. Tfack adalah unsur pembentuk sel(bukan sekedar materi) yang x dan y nya tidak sama, sehingga menjadikan E>0 atau E
July 4th, 2008 at 6:16 am
ibnusomowiyono
sehingga E>0 cenderung rationil dan E
July 4th, 2008 at 6:25 am
ibnusomowiyono
Biobody perempuan dan lelaki berbeda, quantanya (molekul dan atom pembentuknya) tak jauh berbeda, namun t,facknyalah yang lebih dominan dalam pembentukan sel (termasuk dna).
T.fack adalah energi transien yang beristeraksi dengan quanta dalam membentuk biobody dan beristeraksi dengan soul dalam membentuk spirit.
Atas dasar inilah spirit dapat “memilih” biobody yang dapat menunjang aktivitas jika menjadi live bio body (makluk hidup yang berwadag), sebagaimana user memilih komputer yang mampu memenuhi kebutuhannya. Spirit tak mengenal gender namun dapat mengenali gender biobody yang akan digunakan (bandingkan seorang user akan memilih komputer yang sesuai dengan yang terbiasa digunakan sebelumnya/pengalamannya, sehingga umumnya spirit yang “berpengalaman” sebagai perempuan dalam kehidupan sebelumnya akan memilih biobody perempuan. Jika terjadi salah pilih maka terjadilah “penyimpangan” dalam kehidupan biobody.
Biobody manusia berbeda dengan binatang atau tumbuh-tumbuhan, maka spirit yang akan memanfaatkan juga berbeda.
May 16th, 2009 at 5:06 pm
ibnusomowiyono
Ketahanan kecoa terhadap radiasi sinar berbahaya disebebkan oleh faktor transien yang dimiliki, sebab radiasi sinar berbahaya lebih erat hubungannya dengan energi transien (terutama sinar gamma). Sebaliknya yang menyebabkan kecoa dapat hidup dalam lingkungan yang sangat “menjijikan” dan mengandung unsur-unsur kimia yang berbahaya lebih erat kaitannya dengan quanta kecoa,
Kecoa dapat digunakan untuk bahan penyelidikan dan akan terbukti bahwa tak hanya kecoa yang tahan terhadap pengaruh radiasi, sebaliknya banyak biobody yayang sangat rentan dengan radiasi.
Dalam astrologi bulan kelahiran berpengaruh terhadap karakter manusia, sebab posisi solar sistem pada saat-saat tertentu secara periodik berganti dan bersifat periodik. Pada posisi-posisi tertentu radiasi cosmik mengalami pergeseran keseimbangan variable x dan y nya, ini sangat berpengaruh pada biobody karena menentukan faktor x dan y dalam FSM.
Astronomi mengamati Universe dari segi natural (nyata) sedangkan astronomi cenderung mengamatinya dari segi supernatural.
May 19th, 2009 at 12:14 am
ibnusomowiyono
Ralat:
Astronomi………………sedangkan *astrologi mengamatinya dari segi supernatural. Astrologi usinya jauh lebih tua dari astronomi.
May 21st, 2009 at 1:18 am