Pernik Ilmu

Khazanah Ilmu Bagi Anak

Semakin Keriput Seiring Waktu

Kata orang bijak, cintailan pasangan Anda bukan dari kecantikan fisiknya. Karena kecantikan akan pudar seiring waktu.

Termasuk dalam proses memudarnya kecantikan adalah keriput. Semakin kita beranjak tua, semakin keriput kulit kita.

Mengapa demikian? Bagaimana cara mengatasinya?

Berbagai macam perbedaan memang terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Misalnya, menipisnya lapisan kulit bagian dalam atau lapisan dermis. Dan tau nggak, perubahan ini lebih cepat terjadi pada kulit yang sering terkena matahari dan kulit perokok. Kulit berkerut dan mengeriput karena terurainya dua jenis molekul kulit yaitu kolagen dan elastin.

Kolagen tipe I merupakan molekul yang menyusun bagian penting kulit. Kehilangan kolagen tipe ini akan mempengaruhi penuaan, dan merokok akan memperburuknya. Hal ini diperkuat dengan bukti ilmiah yang menemukan bahwa pada perokok terjadi penuaan prematur yang ditandai dengan timbulnya kerutan-kerutan yang lebih kasar yang terjadi pada garis-garis ekspresi wajah.

Sedangkan terhadap elastin—molekul-molekul elastis yang membantu menyokong kulit—sinar UV akan menyebabkan kerusakan langsung. Sinar UV akan menguraikan molekul elastin.

Jadi, apa yang dapat kita lakukan? Hmm.. sebenarnya masalah ini adalah masalah penuaan lahiriah yang pasti dialami setiap insan seiring dengan waktu. Kita tidak dapat mencegahnya, hanya dapat memperlambat prosesnya. Alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari rokok, jauhi sinar matahari, memakai topi dan tabir surya, dan menggunakan pelembab kulit yang dapat menahan air pada lapisan dermis dan mengencangkannya.

Popularity: 9%

One comments for this entry. Add yours

  1. ibnusomowiyono

    Pengeriputan tidak hanya diakibatkan oleh quanta tetapi dipengaruhi oleh tifack! Erat hubungannya antara wadah dan isi. Fisik manusia adalah biobody terdiri dari quanta dan tifack. Baca teori Minimalis.

    May 11th, 2008 at 7:21 am

Join the discussion. Add your comment.

Comment policy.