You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Teori Penuaan dan Radikal Bebas
Karena pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia bersifat irreversible, tentu saja proses penuaan berjalan satu arah. Penuaan ditandai dengan munculnya keriput pada kulit, mengendurnya otot, dan berbagai tanda penuaan lain yang kerapkali diresahkan oleh sebagian orang. Produk-produk penghambat proses penuaan pun bermunculan di pasaran. Penuaan lalu dihubungkan dengan radikal bebas.
Apakah hubungan antara radikal bebas dengan penuaan ?
Teori penuaan dan radikal bebas pertama kali dicetuskan oleh Denham Harman dari University of Nebraska Medical Center di Omaha, AS pada 1956 yang menyatakan bahwa tubuh mengalami penuaan karena serangan oksidasi dari zat-zat perusak. Tadinya, radikal bebas merupakan istilah yang digunakan oleh para ilmuwan untuk suatu kelompok atom yang membentuk molekul. Kemudian abad X, seorang Rusia bernama Moses Gomberg yang lahir di Blisavetgrad pada tahun 1866, membuat radikal bebas organik pertama dari trifenilmetan, senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar berbagai zat pewarna.
Radikal bebas kemudian diartikan sebagai molekul yang relatif tidak stabil, mempunyai satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan di orbit luarnya. Molekul tesebut bersifat reaktif dalam mencari pasangan elektronnya. Jika sudah terbentuk dalam tubuh maka akan terjadi reaksi berantai dan menghasilkan radikal bebas baru yang akhirnya jumlahnya terus bertambah.
Hal ini dikarenakan radikal bebas adalah spesi kimia yang memiliki pasangan elektron bebas di kulit terluar sehingga sangat reaktif dan mampu bereaksi dengan protein, lipid, karbohidrat, atau DNA. Reaksi antara radikal bebas dan molekul itu berujung pada timbulnya suatu penyakit.
Dampaknya?
Efek oksidatif radikal bebas dapat menyebabkan peradangan dan penuaan dini. Bagaimana bisa? Tentu bisa, karena lipid yang seharusnya menjaga kulit agar tetap segar berubah menjadi lipid peroksida karena bereaksi dengan radikal bebas sehingga mempercepat penuaan.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
infoGue
artikel anda bagus dan menarik, artikel anda:
http://www.infogue.com/
http://penuaan.infogue.com/teori_penuaan_dan_radikal_bebas
anda bisa promosikan artikel anda di infoGue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!
April 30th, 2008 at 5:16 pm
selo
Jangan takut tua…
Kami menyediakan penangkal radikal bebas, antioksidan bermutu yang diekstrak dari daun gambir…
Coba cek ke sini http://shenmiye.wordpress.com
November 5th, 2008 at 2:00 pm
hery
artikelnya sangat bagus serta menambah wawsan dalam ilmu kesehatan untuk diri sendiri, saya mengunkonsumsi rich-c vitamin c dengan keunggulan bersifat basa yang sangat membantu tubuh, ingat tubuh kita terdiri dari asam dan basa, tetapi kenyataan tubuh kita banyak asamnya sehingga memicu terserang banyak penyakit.hub hery 081332750224,08573199124 email bhastu@yahoo.co.id
February 25th, 2009 at 8:18 am