Khazanah Ilmu Bagi Anak
Apakah warna baju mempengaruhi serangan nyamuk? Saya bahkan tidak kepikiran hal ini sebelumnya, hingga menemukan sebuah artikel di Reader’s Digest edisi tiga bulan lalu.
Tentang warna baju dan serangan nyamuk ini ternyata menjadi perdebatan sains. Mau tau jawabannya? Lihat yang berikut ini!
Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M. Sc, PhD, Kepala Pusat pengendalian Hama Terpadu Departemen Proteksi Tanaman di Institut Pertanian Bogor mengungkapkan bahwa serangga memang tertarik dengan warna atau cahaya tertentu, tetapi mata nyamuk justru kurang berfungsi dengan baik dibanding antenanya yang berguna sebagai indera penciuman atau sensor kimia.
Jadi, udah tau jawabannya ya? Adik-adik pemirsa Pernik Ilmu kan pintar-pintar ![]()
Popularity: 17%
This entry was posted by Yessi Pratiwi on Sunday, April 13th, 2008 at 9:59 pm and is filed under Biologi, Penemuan, Fisika, Fauna & Flora, Blogroll, Tubuh Kita, Umum. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
There are 8 comments for this entry. Add yours
dzaia-bs
Karena saya sudah bukan adik-adik, jadi saya belum mengerti kakak…
jadi apakah nyamuk tidak mempedulikan warna baju? atau jadi lebih tertarik dengan yang berwarna gelap? soalnya, menurut pengalaman, tempat yg gelap lebih banyak nyamuknya…
April 15th, 2008 at 5:09 am
Mulan Smith
Setahu ilmu yg saya pelajari, selain menggunakan indra penciuman, nyamuk juga mendeteksi kita berdasarkan thermal / panas tubuh yang kita miliki. Sehingga walaupun lampu kamar kita dimatikan, mereka masih bisa menggigit kita, bahkan mereka bisa menentukan dengan tepat dimana titik2 aliran darah kita yang akan dihisap, subbahanallah.. coba Allah tidak menciptakan mereka dengan sempurna, bisa2 saat gelap gulita mereka malah salah nusuk mata kita ^_^
April 20th, 2008 at 11:44 pm
Yessi Pratiwi
Terimakasih, Mulan dan Dzaia.
Berdasarkan artikel diatas, saya memang ingin membuat pikiran kita menarik kesimpulan sendiri.
Tapi, berhubung karena ternyata masih ada yang belum mengerti, baiklah saya jelaskan.
Benar kata Mulan, mata nyamuk justru kurang berfungsi dengan baik dibanding antenanya yang berguna sebagai indera penciuman atau sensor kimia. Walaupun serangga seperti nyamuk ini lebih tertarik terhadap warna2 tertentu, namun indera penciuman mereka mendeteksi keberadaan mangsa dengan lihai, di tempat gelap sekalipun.
April 22nd, 2008 at 11:48 pm
ibnusomowiyono
Warna asli itu hanya dapat terjadi jika objek disinari cahaya putih, jika cahayanya bukan putih maka warna objek menjadi tidak sesuai dengan aslinya. “Dulu” dipercaya ada lampu “anti nyamuk” yang warnanya kuning (spektrum natrium), tetapi jika indra nyamuk yang peka bukan matanya, melain antena penciumannya (seperti hasil penyelidikan Dr. Ir. Hermanu Triwidodo M.Sc. PhD maka cahaya (kuning) tak akan mempengaruhi indra nyamuk yang lebih peka terhadap bau. Jadi tak benar jika warna (baju/kulit/lampu) dapat menarik/menolak perhatian nyamuk. Bau-lah yang dapat menarik atau menolak nyamuk, bukan warna kulit.
May 10th, 2008 at 10:18 pm
ibnusomowiyono
Mengapa antena nyamuk memiliki kemampuan dapat mendeteksi bau? Jika anda mengikuti Tanya Jawab teori Minimalis di web saya maka dengan mudah dijelaskan hal itu. Panca indra sanggup mendeteksi wave lebih peka dari mendeteksi energy atau body. Ini sangat penting sebab jika wave tak terdeksi lebih awal maka akibatnya sangat fatal karena energi mempunyai kemampuan merusak pancaindra, apalagi body. Gas yang tak berbau lebih berbahaya dari yang berbau.
May 11th, 2008 at 7:06 am
Fauzan satoe
kalo nyamuk mendeteksi dengan penciuman nya apakah bau parfum atw sebagainya dapat menngangunya ?
August 3rd, 2008 at 12:52 pm
Yessi Pratiwi
@ Fauzan : sekali lagi, indera penciuman nyamuk sangat canggih. Mau coba pakai parfum berbau menyengat hidung dan menunggu digigit nyamuk? Ini tantangan loh :p
August 13th, 2008 at 3:33 pm
ackeu
saya mau tanya nih, kenapa nyamuk suka sekali dengan daerah sekitar telinga …kan sangat menjengkelkan sekali suaranya ,malah kadang2 sampe masuk ke liang telinga .
terikasih dan mohon penjelasannya
October 9th, 2008 at 11:05 am