Pernik Ilmu

Khazanah Ilmu Bagi Anak

Siang dan Malam

Buat sebagian kita, mengalami siang dan malam sudah seperti sebuah rutinitas yang tidak perlu dipermasalahkan. Jika matahari terbenam maka malam akan datang, dan jika matahari terbit kembali di ufuk Timur berarti pagi hari akan segera dimulai lagi.

Mungkin benar demikian. Namun dibalik terjadinya siang dan malam, sebenarnya terdapat satu keajaiban, dimana Sang Pencipta mengendalikan Matahari dan Bumi dalam pola-pola tertentu, dibuat sistemnya, dibuat alirannya, dan disisipkan beberapa misteri pada bagian tertentu yang semakin membuktikan keagungan-Nya.

Baiklah, jika sebenarnya siang dan malam terjadi akibat Bumi yang selalu berputar, bagaimana sebenarnya mekanisme perputaran tersebut? Apakah Bumi pernah berhenti berputar?

Berdasarkan pengamatan pesawat ruang angkasa, Bumi yang kita tempati ini bulat dan selalu berputar. Perputaran Bumi pada porosnya disebut rotasi.

Untuk membayangkan perputaran bumi dan terjadinya malam dan siang ambillah sebuah bola. Hadapkan ke arah lampu lalu putarkan bola itu. Lampu berlaku seperti matahari yang menyinari bola bumi. Bola yang menghadap lampu akan terang, tetapi yang membelakanginya terlihat gelap. Ketika bola berputar bagian terang dan gelap akan bergeser. Begitulah terjadinya malam dan siang. Terbitnya Matahari di Timur setiap pagi hari merupakan salah satu akibat dari rotasi Bumi ini.

Jika Bumi berhenti berotasi, dapat dipastikan bahwa satu bagian Bumi akan mengalami siang selamanya, dan malam selamanya pada sisi yang lain. Hal ini tentu saja tidak mungkin, manusia tidak dapat melangsungkan kehidupan dalam kegelapan selamanya, atau sebaliknya : merasakan panasnya Matahari selamanya.

Popularity: 11%

There are 2 comments for this entry. Add yours

  1. asyifa

    atau bisa di kataka kiamat!!!!!

    February 14th, 2008 at 3:30 pm

  2. Yessi Pratiwi

    Ya, kira-kira begitu, asyifa :p

    February 14th, 2008 at 5:44 pm

Join the discussion. Add your comment.

Comment policy.