You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Petir, Pelepasan Elektron Tingkat Tinggi

Petir, Pelepasan Elektron Tingkat Tinggi

Yessi Pratiwi — November 30, 2007 / 9:43 pm

Bicara tentang fenomena alam tidak ada habisnya. Semuanya mengagumkan : musim, matahari, bulan, hujan, petir, dll.

Hei, kita belum pernah bahas tentang petir ya? Kalo gitu, kita bahas saja petir pada artikel ini.

Kalau dengar kata ’petir’, hayo, apa yang terlintas di benak kamu? Tenaga listrik tegangan tinggi yang dahsyat? Kilatan cahaya dengan kecepatan super tinggi? Suara menggelegar dari alam yang menakutkan?

Bisa dibilang, semua itu adalah tanda-tanda saat petir muncul. Kita tidak bisa bilang tidak, petir memang menakutkan. Karena? Secara ilmiah, petir merupakan pelepasan listrik di atmosfer. Pelepasan arus listrik darimana? Begini ceritanya.

Awan bisa jadi mengandung muatan listrik karena saat bergerak dan bergesekan dengan awan lainnya, akan terjadi akumulasi muatan negatif pada salah satu sisi. Muatan positif akan berkumpul pada sisi yang satunya lagi.

Akibat akumulasi elektron ini, maka akan timbul perbedaan perbedaan tegangan antara awan dan bumi. Pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya perlu dilakukan agar tercapai kesetimbangan. Pembuangan muatan ini melalui udara sebagai medianya.

razypng.jpg

Pertanyaan selanjutnya mungkin sama buat beberapa orang : mengapa petir banyak terjadi pada musim hujan?

Jawabannya tentu saja berkaitan dengan karakteristik musim hujan sendiri. Saat musim hujan, udara mengandung kadar air yang lebih tinggi. Kadar air yang tinggi ini menyebabkan turunnya daya isolasi sehingga arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan. Semakin banyak awan, semakin besar kemungkinan dihasilkannya arus listrik. Semakin besar perbedaan arus listrik, semakin besar pula elektron yang harus dipindahkan, sehingga petir akan menjadi lebih menakutkan.

Oiya, kenapa petir disertai kilatan cahaya? Kilatan cahaya ini merupakan bentuk pelepasan listrik dengan kecepatan 96.000 km/jam. Pernah melihat sumber arus yang mengeluarkan jilatan listrik kecil saat dihubungkan dengan steker? Nah, mirip begitu.

Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif mengalir dari awan ke permukaan tanah. Menurut sebuah sumber, energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Wow!!

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 8 komentar untuk artikel ini.

  1. Denny S.S.

    Adakah energi atau gelombang yang terpancar pada saat petir terjadi? Apakah energi atau gelombang itu akan tetap ada secara permanent pada saat petir menyambar pohon? menyambar air? atau menyambar tanah? [Maaf, saya sangat kurang mengerti ttg fisika, jadi mgk pertanyaanya bisa jadi agak kurang pas). Cuma intinya saya ingin tahu, apa saja yang dihasilkan oleh/ kandungan petir itu? Terima Kasih atas informasinya. Mohon di email ke alamat email sy, dan alamat email mohon untuk tidak di publikasikan.

    December 9th, 2007 at 8:17 pm

  2. aan

    saya mau nanya nih. bagaimana dengan pesawat terbang yang melintas disekitar gesekan antar awan bermuatan? apakah tidak berbahaya? adakah isolator yang digunakan pada badan pesawat?

    terima kasih

    December 18th, 2007 at 2:01 pm

  3. fredi brian

    apa ada yang punya ref tentang PERLINDUNGAN TERHADAP SAMBARAN PETIR PERALATAN LISTRIK DAN TELEKOMUNIKASI DENGAN PENTANAHAN YANG DISATUKAN MENGGUNAKAN EMTP atau yang mendekati

    December 19th, 2007 at 2:02 am

  4. IGIX

    apa yang membedakan suatu wilayah akan besar kecil nya curah petirnya

    January 15th, 2008 at 10:45 pm

  5. Fauzan satoe

    kalo petir khan nyamber logam nah klo rel kereta api ikut ke sambar gak yah ?

    August 3rd, 2008 at 12:58 pm

  6. agus

    bagai mana cara menentukan muatan lebih bila terjadi sambaran petir pada saluran transmisi

    November 12th, 2008 at 10:49 am

  7. rns

    sipp…!!!
    ^_^

    February 20th, 2009 at 12:42 pm

  8. ery

    apa bener daya rusaknya petir baru ada kalo udah nyampe tanah?

    May 11th, 2009 at 1:23 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Koen — Terima kasih, Echi dan Dhani :). Salah satu misi Pernik Ilmu memang membuka mata masyarakat, dengan bahasa awam, tentang fakta-fakta ...
  • » Mengapa Langit Malam Gelap? ~ Blog Archive ~ Pernik Ilmu (Asia Blogging Network) — [...] pertama di Pernik Ilmu ini berjudul Mengapa Langit Biru :). Tapi kita tahu langit hanya biru di hari yang ...
  • dedy — sebutkan macam2 sel volta!!!kasih gambar dan bagaimana carajanya!!!
  • Taufik Hidayat — Mengapa pd wkt bln purnama kalau kita mancing dilaut, gak ada ikannya yg mau makan umpan yg ada di kail ...
  • sardes — hi.......Q sardes saat ni sedang kul di salah satu PTN yang tentunya FMIPA n jur MM...q mw nanya nih kira2 ...
  • Mukmin — slam kenal mbak Yessi,
  • nurul azizah — salut wat astronot....
  • elang — nyerah dech, apa jawabannya???????
  • In-daH — oo....kERen banget....
  • Erastosthenes — Jadi, 1 drajat itu sbnarnya brp km? 1 drajat itu brp menit?