You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Mengukur Jarak Planet dari Matahari

Mengukur Jarak Planet dari Matahari

Yessi Pratiwi — August 11, 2007 / 4:06 pm

Untuk menentukan jarak planet dari Matahari, ada sebuah metode sederhana yang dikenal dengan hukum Titius – Bode. Metode ini ditemukan oleh seorang astronom Jerman yang bernama Johann Daniel Titius pada tahun 1766 dan diperkenalkan oleh rekannya pada tahun 1772, yaitu Johann Elert Bode. Tuliskan sebuah deret 0,3,6,12,24, dan seterusnya, kemudian tambahkan setiap bilangan dengan 4. Hasilnya bagikan dengan 10. Secara matematis, hokum Titius – Bode ini dapat kita tuliskan dengan persamaan sebagai berikut,

r = (n+4)/10 ; n = 0,3,6,12,24, dengan n = deret bilangan r = jarak planet dari Matahari dalam satuan AU

matahari-dan-planet-planet-yang-mengelilinginya-beserta-lintasan-orbit.JPG

Jika kita perhatikan, 7 angka pertama dari deret Titius – Bode , akan menghasilkan nilai yang hampir mendekati (0,4; 0,7; 1,0; 1,6; 2,8; 5,2; 10,0) dengan nilai sesungguhnya jarak Planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, dan Saturnus dari Matahari (0,39; 0,72; 1,0; 1,52; 5,20; 9,54). Pada nilai 2,8, dikemudian hari, para astronom menemukan sabuk asteroid yang jarak sebenarnya adalah antara 2,2 sampai 3,3 AU dari Matahari.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 11 komentar untuk artikel ini.

  1. Anis

    Kabarnya Pluto sudah tidak dianggap sbg planet lagi? Tapi di gambar kok masih ada?

    August 12th, 2007 at 12:03 am

  2. Yessi Pratiwi

    Terimakasih, Anis.

    Kalau melihat sejarahnya, Pluto sebenarnya ditemukan lantaran adanya teori mengenai planet kesembilan dalam sistem tata surya Bimasakti.

    Sedangkan jika ditilik dari status Pluto yang memiliki orbit tumpang tindih, maka Pluto tidak lagi memenuhi salah satu parameter planet: harus berada didalam orbit sebuah bintang (dalam hal ini matahari).

    Tetapi jika kita lihat lagi dari sejarah dan ksepakatan para astronom, Pluto masih dikelompokkan ke dalam “Planet Kerdil”.

    August 13th, 2007 at 10:22 pm

  3. Mulyadi

    Boleh nanya ada ide, bagamana menurunkan rumus untuk menghitung jarak benda pada kamera dengan menggunakan perbandingan jarak yang diperoleh dari sensor ultrasonic atau sensor infrared

    September 1st, 2007 at 3:18 pm

  4. Yessi Pratiwi

    Terimakasih Mas Mulyadi,

    Wow! Kalau menentukan jarak bayangan dengan kamera, sudah ada di Buku Fisika, tentunya.

    Maaf Mas Mulyadi, saya kurang jelas dengan arah pertanyaannya. Silahkan kirim pertanyaan Anda lebih jelas lagi ke email saya.

    Ok :)

    September 1st, 2007 at 11:11 pm

  5. sandoval

    Katanya ada planet baru yang ditemukan tahun 2002 dan disebut planet ke-10

    November 13th, 2007 at 1:57 pm

  6. wind_okz

    :) Tapi untuk jarak Neptune gak tapat dengan rumus Titius-Bode…Jika Neptune dalam rumus Titius Bode 38.4 SA..padahal jarak sebenarnya kurang lebih 30.33 SA…trus ??gmn itu…?????
    ?)

    November 24th, 2007 at 1:11 pm

  7. fajar

    antares adalah galaksi terbesar di jagat berikan ulasannya dong?

    June 4th, 2008 at 12:56 am

  8. rudi

    kok xena en nibiru gak ada?

    June 18th, 2008 at 4:13 pm

  9. anan

    bsa tlg jlasin pengklompokkan planet?

    September 21st, 2008 at 9:08 am

  10. Rahma

    Tw Ga perbedaan model tata surya aristoteles and ptolemaic?

    September 28th, 2008 at 3:05 pm

  11. Suhariyanto

    Mbak Yessi Pratiwi

    Yang dimaksud dengan orbit tumpang tindih itu orbit yang bagaimana ya. seperti yang dimilki oleh planet Pluto. Trimakasiah

    November 8th, 2008 at 4:54 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • SERI ASTUTI — saya mau tanya apa sebenarnya pengertian sistole dan diastole????
  • fery — tolong dicantumkan struktur dan reaksi pada baterai !
  • dwi — tubuh pinguin ditutupi bulu atau rambut? bagaimana cara pinguin berkembang biak?
  • Candra Safitri — Aku sebenarnya iri dg Kupu2, dia bisa terbang bebas nentuin pilihan hidupnya....
  • Cahyana E. Purnama — Saya setuju dengan pendapat bahwa kelemahan pengajaran matematika di Indonesia yaitu berawal dari lemahnya pengajaran (pemahaman) masalah filsafat, yaitu dalam ...
  • henry — hallo koq gak da diskusi yang baru sickjh...
  • phie — kakak2 yg pinter2,,, dri perdebatan diatas,, saiia jadi punya bnyakk pertanyaan..... bwt sdr ibnu,,,, kpan siy swatu bnda itu E-nya sma dengan nol??? kpn ...
  • sani — Bagaimana kalau kutil tersebut dilistrik yang sebelumnya di beri salep untuk mengurangi rasa sakit,kalau ada obat luar kenapa harus melakukan ...
  • AyaX damch — BtL bGt tUh kTx HanDe sO sWeeT
  • HANHAN FERNANDES — kalau buaya reptilia,karena Buaya berkulit kasar. Sedangkan kura-kura dan kepiting bukan termasuk ampibi/reptilia.