You're here: My Science Blogging » Pernik Ilmu » Article: Cara Kerja Sensor Tsunami

Cara Kerja Sensor Tsunami

Yessi Pratiwi — June 30, 2007 / 8:30 pm

Tsunami banyak terjadi daerah yang dekat ke pantai, yang diakibatkan oleh bergesernya lempeng bumi. Gejala terjadinya Tsunami dapat dilihat dari terjadinya arus pasang yang mengakibatkan naiknya tinggi permukaan laut. Untuk itu, di laut yang dekat dengan pantai biasanya ditempatkan sensor yang akan mendeteksi terjadinya kenaikan tinggi permukaan laut.

Secara teknis, cara kerja sensor tersebut adalah sebagai berikut:

sensor-tsunami3.jpg

  1. Gejala awal tsunami adalah air surut melebihi batas maksimum secara mendadak baru kemudian terjadi gelombang pasang. Pada sistem ini, jika pasang surutnya air masih dalam batas garis kendali ( lihat Gambar ), maka sensor belum akan bekerja.
  2. Kita harus menentukan batas maksimum air pasang maupun batas maksimum ketika surut ( dengan penelitian ).
  3. Ketika terjadi tsunami, air surut melewati sensor 1. Ketika sensor 1 terlewati air, maka lampu kuning akan menyala disertai dengan alarm 1. Hal ini menandakan bahwa kemungkinan besar akan terjadi tsunami.
  4. Ketika gelombang pasang terjadi, dan menyentuh sensor 2, maka lampu merah akan menyala disertai alarm 2. Hal ini menandakan telah terjadi tsunami.
  5. Saat bencana tsunami terjadi, lampu kuning, lampu merah, alarm 1, dan alarm 2 akan terus menyala hingga tombol ON/OF pada stasiun pengamatan ditekan.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.

  1. Edensor’s Weblog

    […] 2. Cara Kerja Sensor Tsunami […]

    May 6th, 2008 at 11:20 pm

  2. REFKI

    apakah sunami dpt ter jadi 2 kli dalm 1 bulan

    December 3rd, 2008 at 9:41 pm

  3. Danz

    kalo boleh tau sensornya sendiri itu seperti apa alatnya.
    Mungkin bisa diberi gambaran agak detail?Kemudian seberapa dini peringatannya agar warga sekitar bisa dievakuasi?Trima kasih

    February 13th, 2009 at 4:37 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • jambul — saya akan ikut menyamakan dengan kartu. pertanyaan saya, siapa yang membuat kartu? lalu siapa yg mengocok kartu? apakah sebuah kartu ...
  • nursaidno — gambarnya bagus banget boleh gak tolong paketkan
  • RIANDA GUSTAMA — MUNGKIN PENJABARAN TENTANG SOSL-SOAL KUANTITATIF SANGAT DIPERLUKAN BERHUBUNG MASIH BANYAKNYA PARA CALON MAHASISWA YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI ...
  • hurdi — 1=5 2=25 3=325 4=4325 5=54325 6=654325 7=7654325 8=87654325 9=987654325 10=1098765435 thank's
  • Khamaludin — 1=5 maka 5=1 (sifat komunitatif)
  • annisa — aq pernah buat nata de coco tapi koq setelah 15 hari difermentasi gagal yah?apa penyebab yang paling urgent shg natanya ...
  • yuti — and my question is why you bother wrote comment on this entry if you see the riddle as something occupying?
  • alan — langkah tersingkat adalah, menyebrang bersama sama melalui jembatan yang ada di samping perahu, orang di samping juga ada jembAtan, ngapain ...
  • Amos Ang — Mbak Yessi yg baik, saya mau minta tolong tanya nih, saya punya kutil yg tumbuhnya khusus dibagian wajah saja, mulainya ...
  • once — kecoak tahan nuklir????? bener banget... ku dah buktiin... tak nuklir dia bolak-balik eh gak mati2 dia... waktu itu ku ma temen2 ...